Badai Pasti Berlalu Versi Eros Djarot, Spiritualitas Embun dan Menghadapi Rekan Merajuk

Daftar Isi

Selamat berakhir pekan. 

Berikut informasi seputar tren yang sedang ramai dibahas di publik.

Hidup Eros Djarot Setelah 'Badai Pasti Berlalu'

  • Pagi masih terlalu dini ketika dering telepon terdengar di apartemen flat Eros Djarot di Jerman, suatu hari di penghujung Maret 1976. Tatkala diangkat, suara sang kakak, Slamet Rahardjo terdengar di ujung telepon. "Dik, kamu menang Piala Citra!" Lantaran masih setengah mengantuk, Eros tidak memahami apa yang dimaksud sang kakak. Ia sama sekali tidak tahu nama penghargaan itu, pun tidak mengetahui apa artinya. Slamet tidak dapat menjelaskan lebih panjang. Ia hanya mengatakan piala itu serupa Academy Award versi Indonesia. Jangankan bangga, Eros pun tidak memahami apa artinya.
  • Beberapa waktu kemudian, Eros bertolak ke Paris, Prancis, dan bertemu sastrawan Ramadhan K.H. yang sedang bermukim di Kota Cahaya itu. Saat menceritakan ia memenangkan Piala Citra untuk Penata Musik Terbaik dalam film Kawin Lari, Ramadhan berdecak kagum bukan kepalang. "Wah, gila! Kamu harusnya bangga dengan penghargaan ini," cetus Ramadhan. Ia pun menceritakan panjang-lebar tentang Piala Citra sebagai salah satu warisan Bapak Perfilman Indonesia Usmar Ismail, serta signifikansi penghargaan itu bagi insan layar putih di Tanah Air. Saat itu, barulah Eros memahami.
Eros Djarot (Foto: Chris Wibisana / SUAR)

Orchestra Combo Band : Saraswati Orchestra akan mengadakan konser perdana dengan format orchestra combo band yang bertajuk “Asmara Gen Z”. Bukan orkestra biasa, penonton akan diajak seru-seruan bareng dengan format standing concert (tanpa tempat duduk). Gratis tanpa regitrasi
Auditorium Musik ISI Yogyakarta 18 April 2026, Open Gate: 18.30 WIB

Clash of Legends: Barcelona Legend vs DRx World Legends : Clash of Legends Jakarta 2026 digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 18 April 2026 dengan menampilkan duel  Barcelona Legends vs DRX World Legends. Laga ini diprediksi akan menghadirkan deretan legenda sepak bola dunia yang siap memanjakan penggeemar bola di tanah air dengan aksi lapangan langsung.

Hargai Teman yang Merajuk

  • Hubungan kolegial dalam satu kantor bisa naik turun. Terkadang ada suasana hangat, tapi ada juga suasana dingin  Jika terjadi perbedaan pendapat yang berujung pada pertengkaran, itu biasa. Meski ada juga yang sampai saling mendiamkan. 
Kadang ada karyawan yang suka marah, lalu merajuk, ngambek, pundung, dia mendiamkan semua orang tanpa penyebab jelas, karena kesalahpahaman. Meski ngambeknya juga sesaat saja, dalam hitungan hari. Namun hal ini bisa mengganggu jika sering terjadi, sedikit-sedikit ngambek, kawan-kawannya pun jadi tidak enak hati, suasana jadi kurang kondusif dan tidak produktif. 
  • Sikap diam, menarik diri, atau menunjukkan ketidaksenangan akibat letupan-letupan kecil di kantor, sebenarnya juga bukan hal yang luar biasa. Pertanyaannya, apakah ini sekadar perilaku kekanak-kanakan, atau justru gejala manusiawi yang tak terhindarkan dalam dunia kerja? Sebelumnya, perlu dibedakan dulu antara sikap menarik diri, yang fenomenanya bisa disebut sebagai quiet quitting, dengan gejala ngambek yang bisanya juga dilakukan orang yang sama. 
Photo by ALEXANDRE DINAUT / Unsplash

Spiritualitas Embun

Saudaraku,

Jadilah seperti embun, yang lahir dari bisik malam dan dingin langit. Dalam senyap fajar, embun bersujud, turun perlahan tanpa suara, menyentuh dunia tanpa luka, membawa pesan tak terucap. Ia bukan hanya air, juga dzikir yang menyegarkan bumi.

Ia tak menuntut tempat tertinggi, cukup di ujung daun, di helai rumput nan rapuh, di kaca jendela yang merembeskan butiran rindu.

Ia tak lantang seperti guntur, namun kehadirannya menenangkan semesta. Dalam diam, ia memuliakan Penciptanya,

Baca selengkapnya

Ω