Selamat pagi, Chief…
Berikut informasi penting terkait pengembangan semesta dunia usaha yang perlu mendapat perhatian hari ini berdasarkan kurasi Tim SUAR.

THR Cair, Pemerintah Pastikan Ojol Dapat Bonus
- Pemerintah pada Selasa (3/3/2026) memastikan sebanyak 851.500 mitra pengemudi ojek dan taksi online akan menerima Bonus Hari Raya (BHR) Idul Fitri 1447 H, yang wajib dicairkan maksimal H-7 Lebaran. Hal ini dilakukan untuk terus menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong penguatan pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal pertama tahun 2026. Besaran BHR yang diterima mitra pengemudi diperkirakan berkisar antara Rp150.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp200.000 untuk roda empat, bergantung pada tingkat keaktifan mereka.


KUR 2026 Sebesar Rp279 Triliun Siap Dorong Perekonomian
- Pemerintah menargetkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada 2026 sebesar Rp279,53 triliun agar mampu mendorong permintaan dan konsumsi dalam negeri demi menjaga momentum pertumbuhan. Ferry melaporkan, hingga 19 Februari 2026, KUR telah tersalurkan sebesar Rp34,91 triliun atau 12,49% dari target dan diterima oleh 581.453 debitur. Dengan demikian, total outstanding KUR saat ini telah mencapai Rp460 triliun, diberikan kepada 54,48 juta debitur, dengan rasio non-performing loans (NPL) sebesar 2,19%.

Pemerintah Akan Impor Minyak Mentah dari Amerika Imbas Penutupan Hormuz
- Pemerintah berencana mengalihkan sumber pasokan minyak sebagai dampak penutupan Selat Hormuz akibat perang Amerika Serikat-Israel terhadap Iran yang pecah akhir pekan lalu. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan, untuk mengantisipasi penutupan Selat Hormuz, Indonesia akan menambah impor dari kawasan lain, seperti dari Amerika Serikat, Amerika Selatan, dan Afrika. Dengan begitu, pasokan untuk kebutuhan dalam negeri dapat terjaga. Hingga Selasa (3/3/2026), pasokan minyak mentah, BBM, hingga gas cair secara rata-rata berada di atas ambang batas minimal 21 hari.

Target IHSG Tembus 10.000 di 2026 dan Reformasi Pasar Modal di Tengah Tekanan Global
- Target Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menembus level 10.000 pada 2026 dibayangi ujian struktural. Di tengah tekanan geopolitik global dan sorotan indeks internasional, otoritas mempercepat reformasi integritas dan tata kelola pasar modal guna memastikan fondasi bursa cukup kuat untuk menopang reli jangka panjang.

Video Pilihan Rp 124 Triliun Disiapkan Untuk THR Sektor Swasta


Perdagangan Indonesia-Iran di Tengah Bayang-Bayang Konflik Geopolitik
- Hubungan dagang antara Indonesia dan Iran dalam lima tahun terakhir menunjukan kinerja yang positif dengan mencatatkan surplus perdagangan bagi Indonesia. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, perdagangan bilateral kedua negara periode 2021–2025 secara konsisten mencatatkan surplus bagi Indonesia. Dari sisi komoditas, Indonesia mengandalkan sektor agrikultur dan manufaktur ringan sebagai mesin ekspor utama. Sementara itu, profil impor Indonesia dari Iran didominasi oleh komoditas yang bersifat spesifik dan strategis.

IHSG di Tengah Gejolak Konflik Internasional
- Eskalasi serangan AS-Israel ke Iran pada akhir Februari 2026 yang disusul serangan balasan meluas hingga ke negara-negara Teluk seperti Qatar dan Arab Saudi turut berdampak pada Bursa Efek Indonesia. Pada pembukaan perdagangan 2 Maret 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung merosot ke level 8.016,83 dan terus tertekan hingga menyentuh 7.939,77 pada 3 Maret 2026. Jika menilik ke belakang pada invasi Rusia-Ukraina tahun 2022, pola pergerakan IHSG menunjukkan karakter volatilitas bergelombang dinamis sepanjang tahun. Saat itu, IHSG tidak langsung jatuh seketika, melainkan mengalami tekanan bertahap hingga menyentuh titik terendah di 6.597,99 pada Mei 2022, atau sekitar tiga bulan setelah invasi dimulai. Jika pada 2022 pemulihan membutuhkan waktu 5 bulan-6 bulan dan pada 2025 hanya butuh 1 bulan, maka di tahun 2026 ini, kecepatan pemulihan akan bergantung pada seberapa cepat deeskalasi terjadi di kawasan Teluk untuk menjamin kelancaran arus logistik minyak bumi.


Demonstrasi Buruh Tolak Pikap India: Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) bersama Partai Buruh dari Jabodetabek, Karawang dan Purwakarta akan menggelar aksi unjuk rasa pada Rabu, 4 Maret 2026, di depan Kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI. Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menyatakan jumlah massa yang hadir diperkirakan berkisar 500–1.000 orang. Isu pertama yang diangkat adalah penolakan terhadap kebijakan impor 105.000 unit mobil pick up dari India. Menurut Said Iqbal, kebijakan tersebut berpotensi menghilangkan peluang kerja bagi lebih dari 10.000 orang.
Nusantara Sharia Economic Forum (NUSHAF) 2026. Mengambil tema seminar “Sinergi Ekosistem Ekonomi Syariah Indonesia Menuju Pusat Ekonomi Syariah Dunia”, acara ini diselenggarakan Rabu, 4 Maret 2026 di Nusantara Hall, NT Tower, Jakarta. Hadir memberikan keynote speaker Menteri Agama Nasaruddin Umar. Selain itu juga hadir antara lain Sapta Nirwandar dari Indonesia Halal Lifestyle Center dan Putu Rahwidhiyasa yang menjabat sebagai Direktur Bisnis dan Kewirausahaan Syariah serta Pelaksana Tugas Direktur Industri Produk Halal Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah. Selain itu juga ada Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Haikal Hassan, bersama Kepala Pusat Industri Halal Kementerian Perindustrian Kris Sasono Ngudi Wibowo sebagai pembicara.

"Ada risiko dan biaya dalam setiap tindakan. Namun, semua itu jauh lebih kecil dibandingkan risiko jangka panjang dari tidak melakukan apa-apa dengan nyaman." (John F. Kennedy - Tokoh Dunia)
Selamat beraktivitas,w Chief.
Tim SUAR