Naiknya Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) merupakan representasi dari kepercayaan masyarakat yang semakin kuat dalam memandang stabilitas ekonomi nasional. Berdasarkan data historis, saat pergantian tahun lalu terjadi dinamika perilaku masyarakat.
Pada akhir 2025, masyarakat cenderung bersikap menunggu dan melihat (wait and see) apa yang akan terjadi di tahun baru. Baru di Januari 2026, muncul optimisme yang tecermin melalui kenaikan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang dilaporkan BI.
Kenaikan IKK ditopang kuat oleh persepsi terhadap realitas ekonomi yang sedang dialami, atau yang disebut sebagai Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE). Tercatat, IKE Januari 2026 berada di level 115,1, naik dari 111,4 pada bulan sebelumnya. Seluruh komponen pembentuk IKE mengalami penguatan, terutama pada Indeks Penghasilan Saat Ini dan Indeks Pembelian Barang Tahan Lama (Durable Goods) yang naik menjadi 111,8.
Dinamika harapan masyarakat semakin terlihat dari Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK). Masyarakat Indonesia nampaknya sangat percaya diri menatap enam bulan ke depan, di mana IEK Januari 2026 melesat ke angka 138,8 dari sebelumnya 135,6. Jika dibandingkan dengan pola pergantian tahun sebelumnya (Des-2024 ke Jan-2025), terdapat pergeseran yang lebih positif pada awal 2026 ini.
Harapan terhadap peningkatan penghasilan dan ketersediaan lapangan kerja menjadi pemicu utama. Konsumen tidak lagi sekadar berharap ekonomi berjalan dengan baik, tetapi berharap ada pertumbuhan pendapatan yang lebih akseleratif dengan stabilitas dunia usaha yang terjaga.
Responden juga membandingkan dinamika perekonomian enam bulan yang lalu melalui Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini yang menganggap terjadi peningkatan dari liga komponen indeks penyusun. Baik dari Indeks Penghasilan Saat Ini, Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja, hingga Indeks Pembelian Barang Tahan Lama menunjukkan optimisme menyambut awal tahun 2026 ini. Jika dibandingkan dengan Januari 2025 di mana ketiga indeks tersebut mengalami penurunan, di Januari 2026 ini justru terjadi peningkatan.
Transisi dari Desember 2025 ke Januari 2026 menandai pergeseran dari fase stabilitas kuat menuju pertumbuhan optimis. Kepercayaan masyarakat yang tercermin dalam survei ini menjadi modal kuat bagi ketahanan ekonomi nasional sepanjang tahun 2026.
Dengan ekspektasi penghasilan yang terus meningkat dan persepsi kondisi ekonomi saat ini yang solid, masyarakat Indonesia mengawali tahun dengan pijakan yang positif. Ke depan, tantangannya adalah menjaga agar optimisme ini tetap menyala melalui upaya pemerintah dalam menyediakan lapangan kerja dan menjaga harga-harga kebutuhan pokok terjangkau.