Menyoal Kepastian Pasokan Energi

Kurasi peristiwa terpenting yang perlu diketahui semesta dunia usaha untuk mengawali hari.

Menyoal Kepastian Pasokan Energi
Foto: Antara/Jessica Wuysang/wsj.
Daftar Isi

Selamat pagi, Chief… 

Berikut informasi penting terkait pengembangan semesta dunia usaha yang perlu mendapat perhatian hari ini berdasarkan kurasi Tim SUAR.

Dua Kapal Pertamina Dikabarkan Dapat Izin Lewati Selat Hormuz

  • Dua kapal tanker pengangkut minyak milik Pertamina, yang sebelumnya tertahan di Selat Hormuz akibat ketegangan Amerika Serikat lawan Iran, dikabarkan siap berikan izin untuk lewat. Pihak Pertamina bersama Kementerian Luar Negeri telah berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pemerintah Iran untuk membantu agar dua kapal tanker itu bisa melewati Selat Hormuz. Kehadiran kedua kapal itu ke Tanah Air dinanti karena bisa membantu meningkatkan cadangan dan pemenuhan pasokan energi dalam negeri.

Dilema dalam Penetapan Bea Keluar Nikel dan Batu Bara

  • Rencana pemerintah menetapkan bea keluar nikel dan batu bara guna mengejar windfall profit dari kenaikan harga kedua komoditas di tengah gejolak geopolitik menimbulkan dilema. Di satu sisi, penetapan bea keluar berpeluang mengangkat penerimaan negara melalui kepabeanan. Di sisi lain, pelaku usaha pertambangan berharap kajian tersebut dipertimbangkan kembali demi asas keadilan.

Tren Uang Beredar Melambat, tapi Sektor Domestik Tetap Berpotensi Tumbuh

  • Likuiditas perekonomian atau uang beredar (M2) pada Februari 2026 masih menunjukkan tren pertumbuhan positif sebesar Rp10.089,9 triliun atau tumbuh sebesar 8,7% (yoy). Posisi M2 pada Februari 2026 tercatat sebesar Rp10.089,9 triliun. Perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 14,4% (yoy) dan uang kuasi sebesar 3,1% (yoy).

Batas Lapor SPT Diperpanjang, Langkah Solutif di Tengah Kendala Coretax

  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperpanjang batas pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan wajib pajak orang pribadi hingga 30 April 2026, dari sebelumnya berakhir 31 Maret. Perpanjangan dilakukan lantaran kendala teknis pada sistem Coretax yang sering dikeluhkan Wajib Pajak. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangann (Kemenkeu) mencatat sebanyak 9.131.427 wajib pajak telah melaporkan SPT Tahun Pajak 2025 hingga 26 Maret 2026. Berdasarkan Tahun Buku Januari-Desember, Wajib Pajak Orang Pribadi Karyawan sebanyak 8.196.513 SPT dan Orang Pribadi Non Karyawan sebanyak 924.443 SPT. Kemudian, 190.691 SPT dilaporkan oleh Wajib Pajak Badan menggunakan mata uang rupiah dan 138 SPT disampaikan oleh Wajib Pajak Badan menggunakan mata uang dolar Amerika Serikat (AS).

Video Pilihan: Konflik Timur Tengah Picu Ancaman Krisis Pangan Global

Konflik Timur Tengah Picu Ancaman Krisis Pangan Global
World Food Programme (WFP) dari Perserikatan Bangsa-Bangsa memperingatkan, eskalasi konflik di Timur Tengah berpotensi yang memicu lonjakan energi dunia bisa berdampak pada tambahan 45 juta orang keleparan di seluruh dunia pada 2026. Eskalasi konflik bisa membuat harga minyak dunia hingga lebih dari USD100 per barel. Jika konflik ini berkepanjangan, akan

Kenaikan Bea Keluar Batubara, Strategi Menambal Defisit Fiskal Negara

  • Kebijakan menaikkan bea keluar batubara tidak hanya sekadar instrumen meningkatkan penerimaan negara, tetapi juga menjadi mekanisme kendali agar eksploitasi sumber daya alam memberikan kontribusi maksimal bagi kas negara di masa krisis. Menilik historis data ekspor, volume pengiriman batubara Indonesia selama periode 2020-2024 trennya meningkat. Namun, setelah mencapai puncaknya pada 2024 dengan volume 405,76 juta ton, terjadi sedikit penurunan volume menjadi 390,93 juta ton pada 2025.

Sampah Jadi Energi Listrik, Upaya Atasi Kedaruratan Sampah Perkotaan

  • Pemerintah daerah, terutama pemerintah kota, memasuki kondisi darurat dalam menangani sampah. Secara nasional, sekitar 40% timbulan sampah tidak terkelola. Memanfaatkan potensi sampah yang besar menjadi energi listrik menjadi salah satu upaya yang mendesak untuk dilakukan. Salah satu upaya yang ditargetkan pemerintah adalah melakukan pengelolaan sampah menjadi energi listrik (PSEL). Timbulan sampah dalam jumlah besar bisa menjadi input yang dapat menghasilkan listrik. Pemerintah menyiapkan program PSEL di 33 kota di Indonesia dengan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa), seperti yang tertuang dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2025-2034. Data Kementerian ESDM menyebutkan hingga tahun 2034 akan ada tambahan kapasitas terpasang dari PLTSa sebesar 453 Megawatt (MW). Dibutuhkan investasi mencapai 2,72 miliar dollar Amerika Serikat untuk mewujudkan target tersebut.

Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat Komisi II DPR dengan Mendagri, Kepala BNPP, dan Kepala Otorita IKN. Rapat ini rencananya akan diselenggarakan Senin 30 Maret 2026 pukul 10.00 WIB di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta. Adapun rapat kerja ini akan membahas program kerja Kementerian Dalam Negeri, Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP), dan Otorita Ibu Kota Nusantara. Selain itu juga membahas tindak lanjut hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan 2025; dan lain-lain.

Kunjungan Presiden Prabowo ke Jepang. Presiden Prabowo Subianto diagendakan melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi yang akan berlangsung di Akasaka Palace, Tokyo, pada Senin 30 Maret 2026. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat investasi dan kerjasama di berbagai bidang seperti energi, kelautan, dan digital. Presiden sendiri sudah berangkat sejak Minggu 29 Maret 2026.

“Jika Anda tidak percaya bahwa Anda adalah yang terbaik, maka Anda tidak akan pernah mencapai semua yang Anda mampu.” (Cristiano Ronaldo - Peraih Penghargaan 5 Kali Pemain Sepakbola Terbaik Dunia)

Selamat beraktivitas, Chief.

Tim SUAR

Baca selengkapnya