Selamat pagi, Chief…
Berikut informasi penting terkait pengembangan semesta dunia usaha yang perlu mendapat perhatian hari ini berdasarkan kurasi Tim SUAR.

Prospek Saham Tetap Menanjak di Tengah Geopolitik Memanas, Volatilitas Jadi Peluang
- Di tengah meningkatnya tensi geopolitik global dan tekanan pasar keuangan internasional, pasar saham Indonesia dinilai masih memiliki ruang pertumbuhan, meski diiringi volatilitas yang tinggi. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan tetap bergerak dalam tren naik dengan fluktuasi tajam, dipengaruhi oleh kombinasi faktor eksternal dan domestik, mulai dari dinamika geopolitik Amerika Serikat, arah kebijakan suku bunga global, hingga kondisi nilai tukar rupiah dan fundamental ekonomi nasional. Bursa saham ke depan bukan pasar yang tenang, melainkan pasar yang penuh peluang bagi investor yang memahami risiko.


Tarif Pajak yang Terprediksi dan Pengelolaan yang Transparansi Jadi Aspirasi Pengusaha
- Di tengah berbagai ketidakpastian global, pengusaha berharap perekonomian domestik bisa lebih terprediksi. Salah satu aspirasi pengusaha adalah agar tarif pajak bisa terprediksi dan bisa dikelola dengan transparan dan akuntabel. Menurut Senior Chief Group Tax PT Astra International Tbk (ASII) Ivan Budiarnawan, predictability dan transparansi aturan perpajakan sebagai fondasi utama yang diharapkan dunia usaha. Konsep tax certainty semakin sulit diterapkan di tengah dinamika ekonomi global. Adapun predictability diperlukan agar dunia usaha dapat memperkirakan dampak kebijakan pajak terhadap beban pajak dan biaya kepatuhan.

Tiga Catatan Ekonomi Global dari Forum Puncak WEF 2026
- Pertemuan Tahunan World Economic Forum 2026 resmi ditutup pada Jumat (23/01/2026) dengan meninggalkan tiga catatan penting dari forum puncak "Global Economic Outlook 2026". Pertama, para pemimpin eksekutif telah mencapai konsensus bahwa tatanan ekonomi dunia tidak akan kembali seperti sedia kala. Kedua, AI telah dan sedang memimpin transformasi ekonomi global. Ketiga, visi pertumbuhan perlu disertai agenda redistribusi kemakmuran, terutama ke negara-negara emerging markets yang menjadi pasar masa depan.

Dari Ekonomi Digital hingga Kebijakan Fiskal, Beragam Upaya Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lebih dari 5%
- Beragam upaya perlu dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi mulai dari mengoptimalkan kegiatan ekonomi digital hingga kebijakan fiskal. Transformasi digital menawarkan mesin pertumbuhan yang kuat bagi Indonesia. Ini dipadukan dengan kebijakan fiskal untuk mendorong perekonomian.


Cadangan Devisa Kuat, Rupiah Diyakini akan Stabil
- Posisi cadangan devisa masih cukup kuat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah yang kian melemah. Per akhir Desember 2025, posisi cadangan devisa tercatat sebesar USD 156,5 miliar atau naik 4% dari bulan sebelumnya. Angka ini adalah yang tertinggi kedua sepanjang 2025 setelah posisi per Februari 2025 yang mencapai USD 157,1 miliar. Cadangan devisa sebesar USD 156,5 miliar tersebut setara dengan pembiayaan 6,4 bulan impor, di atas standar kecukupan internasional yang ditetapkan sekitar 3 bulan impor. Cadangan sebesar itu didapat dari penerimaan pajak dan jasa, penerbitan sukuk global pemerintah, serta penarikan pinjaman pemerintah. Cadangan devisa yang besar ini menurut Gubernur Bank Indonesia (BI) cukup untuk melakukan stabilisasi nilai tukar rupiah yang kian mengalami depresiasi. Selama empat hari berturut-turut (19-22 Januari 2026) rupiah berada di kisaran Rp 16.900 per dolar AS.

Kredit Modal Kerja dan Kredit Investasi Topang Peningkatan Penyaluran Kredit Akhir Tahun 2025
- Di triwulan terakhir tahun 2025, Laporan Perbankan Bank Indonesia menyebutkan penyaluran kredit tumbuh sebesar 6,59% dibandingkan triwulan III-2025. Kredit konsumsi menurun. Sebaliknya, kredit modal kerja dan kredit modal usaha meningkat. Tahun 2025 ditutup dengan penyaluran kredit baru di Indonesia yang tumbuh positif. Berdasarkan hasil Survei Perbankan Triwulan IV-2025 oleh Bank Indonesia, nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) untuk permintaan kredit baru pada triwulan IV-2025 naik ke angka 88,92%, meningkat dari triwulan sebelumnya yang sebesar 82,33%.


Jadwal lanjutan uji kelayakan Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Pimpinan Komisi XI DPR dijadwalkan akan melanjutkan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) Calon Deputi Gubernur BI terhadap para calon termasuk Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono pada Senin 26 Januari 2026. Dicky Kartikoyono dijadwalkan mengikuti fit and proper test pada pukul 14.00–15.00 WIB, dan Thomas Djiwandono yang akan menjalani uji kelayakan pada pukul 16.00–17.00 WIB. Sebelumnya pada Jumat 23 Januari, Komisi XI sudah mengadakan fit and proper test pada salah satu calon Deputi Gubernur BI yakni Solikin M Juhro.
Kick-off Indonesia Economic Summit (IES). IES merupakan forum ekonomi tahunan yang diselenggarakan oleh Indonesian Business Council (IBC), yang mempertemukan para pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, pembuat kebijakan, pemikir global, hingga pemimpin industri, dalam wadah untuk berdialog dan berdiskusi mengenai strategi ekonomi Indonesia ke depan. Setelah sukses menyelenggarakan IES 2025 dengan partisipasi lebih dari 1.500 peserta, 85 pembicara, serta perwakilan lebih dari 40 negara, kini Indonesian Business Council (IBC) kembali menghadirkan Indonesia Economic Summit (IES) 2026 dengan tema bertajuk “Coming Together to Boost Resilient Growth and Shared Prosperity” sebagai forum strategis untuk memperdalam diskusi mengenai pertumbuhan ekonomi, daya saing, dan keberlanjutan pembangunan Indonesia. Menjelang puncak penyelenggaraan IES 2026 yang akan berlangsung pada 3–4 Februari 2026, Indonesian Business Council (IBC) akan menyelenggarakan Konferensi Pers IES 2026 pada Senin 26 Januari 2026 guna menyampaikan perkembangan terkini, agenda utama, para pembicara yang akan hadir serta topik yang akan menjadi fokus pembahasan dalam forum tersebut.

"Kejujuran adalah hadiah yang sangat mahal. Jangan mengharapkannya dari orang-orang murahan." (Warren Buffett - CEO Berkshire Hathaway)
Selamat beraktivitas, Chief.
Tim SUAR