Logistik Indonesia Berjalan Cepat, Yang lain Berlari
•
1 Menit Baca
Oleh:
Sutta Dharmasaputra, Pemimpin Redaksi Suar.id, menggelar wawancara mendalam bersama Wakil Presiden Senior FIATA sekaligus tokoh logistik nasional, Yuki Nugrahawan Hanafi, untuk mengupas dinamika serta arah masa depan industri logistik dan rantai pasok (supply chain) di Indonesia. Perbincangan ini menyoroti berbagai tantangan kritis yang dialami Indonesia sebagai negara kepulauan, sekaligus membedah strategi konkret yang diperlukan agar sektor logistik nasional dapat melaju lebih cepat di tengah perubahan geopolitik global.
Dalam perbincangan tersebut, Yuki Nugrahawan Hanafi menjelaskan bahwa industri logistik merupakan fondasi pendorong roda ekonomi nasional. Kendati demikian, performa sektor ini masih dibayangi berbagai hambatan, mulai dari ketidakseimbangan arus muatan barang antara wilayah timur dan barat, pembengkakan biaya akibat praktik pungli, regulasi yang kurang konsisten, hingga kemacetan jalur transportasi darat. Agar mampu mengimbangi kemajuan negara-negara seperti Vietnam dan Thailand, strategi nasional harus dititikberatkan pada penguatan logistik komoditas ekspor utama misalnya otomotif, nikel, CPO, tekstil, dan furnitur. Pengembangan rantai pasok sektor pariwisata, penerapan transportasi multimoda yang padu, serta pemerataan investasi hingga ke luar Jawa demi menekan biaya pengiriman secara mandiri.
Wawancara mendalam Sutta Dharmasaputra bersama Yuki Nugrahawan Hanafi mengenai masa depan logistik dan rantai pasok Indonesia ini dapat disaksikan selengkapnya di laman Suar.id dan kanal YouTube Suar.id.