PT Pembangunan Jaya Ancol tengah mendorong transformasi bisnis dengan menempatkan pengalaman dan kebahagiaan pengunjung sebagai prioritas utama. Komisaris Utama Irfan Setiaputra menyebut bahwa Ancol bukan sekadar menjual wahana, melainkan menghadirkan pengalaman yang membuat pengunjung ingin kembali. Menurutnya, keberhasilan transformasi tidak hanya bergantung pada inovasi atau teknologi, tetapi dimulai dari perubahan pola pikir, kepemimpinan yang mau mendengar, serta budaya organisasi yang berorientasi pada pelanggan. Melalui berbagai inovasi dan pengembangan fasilitas, Ancol diharapkan mampu menjadi destinasi yang relevan bagi berbagai generasi sekaligus memperkuat daya saing di industri pariwisata. Wawancara lengkapnya dapat disaksikan di Suar.id dan Youtube Suar.id.