Sepanjang 2025, perdagangan internasional Indonesia alami beragam peluang dan tantangan. Berbagai upaya perjanjian kerjasama perdagangan bilateral dengan negara mitra dagang maupun perjanjian multilateral dengan kumpulan negara terus dilakukan.
Salah satu sorotan utama tak lain dari keputusan presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang memutuskan memberikan tarif perdagangan pada puluhan negara dunia termasuk Indonesia. Banyak hal yang terjadi sepanjang tahun ini yang akan mengubah lanskap semesta perdagangan internasional tanah air.
Membuka kembali rekam peristiwa selama satu tahun, SUAR mencatat beberapa peristiwa signifikan yang menjadi highlight sektor perdagangan tahun ini.
Januari 2025
Kementerian Perdagangan Targetkan Empat Perjanjian Dagang Selesai Tahun 2025 Diantaranya IEU-CEPA dan Canada-CEPA
Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus mengupayakan penyelesaian perundingan perdagangan internasional pada tahun 2025.Tercatat setidaknya ada 4 perundingan perjanjian dagang yang ditargetkan selesai pada tahun ini.
Pertama, penyelesaian perundingan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA). Kedua, penyelesaian perundingan Indonesia-Canada CEPA yang ditargetkan penyelesaian penandatanganan perjanjian selesai Mei 2025.
Ketiga, Indonesia-Peru CEPA yang tahap akhir perundingannya ditargetkan selesai pada kuartal I-2025. Keempat, Indonesia-EAEU FTA yang ditargetkan selesai pada kuartal I-2025.
Baca juga:

Februari 2025
Bertemu Menlu Uzbekistan, Indonesia Siap Luncurkan Perundingan IU-PTA
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Uzbekistan Bakhtiyor O Saidov, membahas peningkatan kerja sama perdagangan antara kedua negara.Pada pertemuan pada 10 Februari 2025, kedua negara tengah mendorong peningkatan kerja sama bilateral, diantaranya melalui penjajakan Perundingan Indonesia-Uzbekistan Preferential Trade Agreement (IU-PTA).
Maret 2025
Kemendag Terbitkan Dua Permendag Ekspor, Beri Kemudahan dan Kepastian Bagi Eksportir
Menteri Perdagangan Budi Santoso menerbitkan dua Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) yang mengatur penyesuaian dalam ekspor komoditas pertambangan dan kehutanan. Kedua Permendag ini adalah ‘Permendag Nomor 8 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga atas Permendag Nomor 22 Tahun 2023 tentang Barang yang Dilarang untuk Diekspor’, serta ‘Permendag Nomor 9 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga atas Permendag Nomor 23 Tahun 2023 tentang Kebijakan dan Pengaturan Ekspor’. Kedua Permendag tersebut ditetapkan pada 6 Maret 2025 dan mulai berlaku pada 13 Maret 2025.
April 2025
Indonesia Tempuh Jalur Diplomasi dan Negosiasi Terkait Kebijakan Tarif AS
Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan Indonesia berkomitmen untuk menempuh jalur diplomasi dan negosiasi merespons penerapan tarif unilateral Amerika Serikat (AS)
Pemerintah Indonesia memilih pendekatan ini untuk mencari solusi yang saling menguntungkan. Menurut Mendag Busan,pemberian tarif balasan akan mengeskalasi situasi dan hanya akan merugikan masyarakat serta negara negara yang terlibat.
Pernyataan disampaikan Mendag Busan di Pertemuan Khusus Para Menteri Ekonomi ASEAN (Special ASEAN Economic Minister Meeting).Pertemuan yang dilaksanakan secara daring pada 10 April 2025 membahas kebijakan tarif baru AS. Kebijakan tersebut diumumkan Presiden AS pada 2 April 2025 yang kemudian ditangguhkan implementasinya oleh Pemerintah AS pada 9 April 2025.
Kemendag Catat 1.657 Layanan Konsumen Sepanjang Triwulan 1 2025
Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (Ditjen PKTN) menerima 1.657 layanan konsumen sepanjang Januari-Maret 2025.
Direktur Jenderal PKTN Kemendag Moga Simatupang dalam konferensi pers yang diadakan pada 30 April 2025 mengatakan, jumlah tersebut meliputi 1.568 layanan pengaduan konsumen, 62 pertanyaan, dan 27 informasi. Sebanyak 98 persen pengaduan dinyatakan berhasil selesai.
Mei 2025
Bertemu Dirjen WTO, Mendag Busan Tegaskan Dukungan Indonesia Terhadap Sistem Perdagangan Multilateral
Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan dukungan Indonesia kepada Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) untuk meredakan ketegangan perdagangan dan mencegah tindakan sepihak yang dapat merusak sistem perdagangan multilateral.
Mendag Busan juga menyampaikan kekhawatiran Indonesia terhadap peningkatan tren proteksionisme yang terjadi saat ini.
Pernyataan ini disampaikan Mendag Busan dalam pertemuan bilateral dengan Direktur Jenderal WTO Ngozi Okonjo-Iweala pada 15 Mei 2025 di Jeju, Korea Selatan.
Indonesia-Chile Saling Dukung Aksesi Kerja Sama Regional
Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan bahwa Indonesia dan Chile saling memberikan dukungan dalam hal aksesi ke kerja sama perdagangan regional.
Menurutnya, Indonesia mendukung minat Chile untuk aksesi ke Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP). Pada sisi lain, Indonesia meminta dukungan Chile agar proses aksesi Indonesia ke Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP) dapat berjalan progresif.
Dalam pertemuan dengan Wakil Menteri Perdagangan Chile Claudia Sanhueza, di Jeju pada 19 Mei 2025, Mendag berharap kedua negara bisa tingkatkan perdagangan.
Juni 2025
Permendag 14 Tahun 2025 Diterbitkan, Atur Tata Cara Promosi Dagang dan Penguatan Citra Indonesia di Luar Negeri
Menteri Perdagangan Budi Santoso, menerbitkan Permendag Nomor 14 Tahun 2025 tentang Tata Cara Penyelenggaraan, Kemudahan, dan Keikutsertaan pada Promosi Dagang dalam Rangka Kegiatan Pencitraan Indonesia.
Permendag ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam memperkuat daya saing serta keberadaan produk Indonesia di pasar internasional melalui penyampaian identitas nasional yang konsisten dan seragam.
Pernyataan tersebut diungkapkan Mendag dalam konferensi pers yang diadakan pada 23 Juni 2025
Juli 2025
Peringatan 5 Tahun IA-CEPA, Mendag Busan Tegaskan Komitmen Penguatan Kemitraan Ekonomi Indonesia-Australia
Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan pentingnya optimalisasi kerja sama ekonomi Indonesia dan Australia dalam kerangka Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA). Ia pun berharap, perjanjian dagang yang telah disepakati ini semakin memberikan manfaat dan keuntungan bagi kedua pihak. Mendag Busan menegaskan hal ini dalam perayaan hari jadi ke-5 tahun IA-CEPA, di Jakarta, pada 3 Juli 2025
Agustus 2025
Tarif Trump Mulai Berlaku
Pemerintah Amerika Serikat (AS) memastikan tetap memberlakukan tarif impor sebesar 32 persen untuk seluruh produk asal Indonesia yang masuk ke pasar AS. Kebijakan ini akan mulai berlaku pada 1 Agustus 2025, dan diumumkan langsung oleh Presiden AS Donald Trump melalui surat resmi yang ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Indonesia-Peru Resmi Teken Perjanjian Ekonomi IP-CEPA
Indonesia kini resmi memiliki Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif dengan Peru, melalui penandatanganan Indonesia-Peru Comprehensive Economic Partnership Agreement atau IP-CEPA. Perjanjian itu ditandatangani dalam pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Peru Dina Ercilia Boluarte Zegarra di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada 11 Agustus 2025
September 2025
Indonesia-Uni Eropa Resmi Tandatangani IEU-CEPA
Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU–CEPA) resmi ditandatangani dan diumumkan bersama di Bali, pada 23 September 2025. Perjanjian ini akan menghapus lebih dari 98 persen tarif, sehingga ekspor Indonesia ke Uni Eropa diproyeksikan meningkat hampir 60 persen, khususnya untuk produk unggulan seperti alas kaki, tekstil, garmen, minyak sawit, perikanan, energi terbarukan, hingga kendaraan listrik.
Indonesia-Kanada Teken Perjanjian Ekonomi ICA-CEPA
Menteri Perdagangan Budi Santoso dan Menteri Perdagangan Internasional Kanada Maninder Sindhu menandatangani Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Kanada atau ICA-CEPA di Parliament Hill, Ottawa, Kanada, pada 24 September 2025 waktu setempat. Melalui perjanjian tersebut, Kanada berkomitmen menghapus 90,5 persen tarif impor terhadap produk asal Indonesia. Sebaliknya, Indonesia memberikan liberalisasi sebesar 85,8 persen pos tarif.
Oktober 2025
Kunjungan Presiden Brasil ke Indonesia Buka Peluang Kerjasama Perdagangan Internasional
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Indonesia dan Brasil sepakat memperkuat kerja sama strategis di berbagai bidang, termasuk perdagangan, energi, pertahanan, serta ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam keterangan pers bersama Presiden Republik Federasi Brasil, Luiz Inácio Lula da Silva di Istana Merdeka, Jakarta, pada 23 Oktober 2025.
Trade Expo Indonesia 2025
Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40 atau TEI 2025 telah sukses diselenggarakan pada 15-19 Oktober 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, dengan tema "Discover Indonesia's Excellence: Trade Beyond Boundaries", menjadi ajang promosi produk unggulan Indonesia dan menjembatani pelaku usaha dengan buyer global, menampilkan beragam sektor mulai dari makanan, manufaktur, hingga gaya hidup. TEI ke 40 ini memperkuat posisi Indonesia di pasar global.
November 2025
Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2026 Resmi Dibuka
Menteri Perdagangan, Budi Santoso menegaskan komitmen Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk memperkuat pengembangan modest fashion Indonesia agar memiliki daya saing dan mampu menjadi rujukan dunia. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2026 yang berlangsung pada 6-9 November 2025 di Kartika Expo Center, Balai Kartini, Jakarta.
Saat membuka JMFW 2026 pada 6 November 2025, ia menyampaikan bahwa JMFW 2026 bukan hanya ajang promosi dan pameran produk fesyen muslim, tetapi juga sarana kolaborasi lintas sektor untuk memperluas akses pasar global. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat modest fashion dunia.
Desember 2025
Mendag Lepas Ekspor Serentak dari 8 titik Senilai Rp 978 Miliar
Menteri Perdagangan Budi Santoso melepas ekspor produk Indonesia secara serentak dari delapan titik di delapan provinsi dengan nilai total mencapai 58,77 juta dolar AS atau sekitar Rp978 miliar pada 17 Desember 2025 di Cikarang
Pelepasan ekspor tersebut melibatkan 31 perusahaan dari berbagai skala usaha, mulai dari industri besar hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dengan lokasi pusat kegiatan di PT Denso Manufacturing Indonesia, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.