Bisnis rental mobil mengalami lonjakan permintaan yang signifikan sejak menjelang periode mudik Lebaran. Momen ini pun jadi puncak pendapatan bagi usaha rental mobil tersebut, lantaran banyaknya masyarakat yang memilih untuk menempuh perjalanan ke kampung halamannya dengan menyewa kendaraan.
Sejumlah pelaku usaha rental mobil mengaku pesanan sudah meningkat sejak beberapa minggu sebelum puncak arus mudik. Bahkan, ada usaha rental yang sudah full booked sejak satu bulan sebelum Idulfitri 2026.
Hal serupa juga dirasakan oleh lini bisnis rental kendaraan TRAC yang berada di bawah naungan PT Serasi Autoraya, anak perusahaan dari PT Astra International Tbk.
Chief Operating Officer TRAC Halomoan Fischer Lumbantoruan, mengaku pihaknya selalu mencatatkan lonjakan permintaan yang signifikan selama periode Ramadan dan Lebaran. Apalagi, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah memproyeksikan total pergerakan masyarakat selama momen lebaran di tahun ini mencapai hingga 143,91 juta orang.
“Khusus di musim Lebaran utilisasi armada mengalami peningkatan rata-rata sebesar 30-40% dibandingkan dengan hari biasa. Pada musim Lebaran saat ini TRAC memproyeksikan tingkat utilisasi armada akan mencapai 95-100%,” kata Halomoan, Selasa (17/03/2026).
Pemesanan mobil rental untuk periode Lebaran di TRAC sudah mulai meningkat sejak 2 hingga 3 minggu sebelum Hari Raya Idulfitri. Oleh karena itu, periode Lebaran disebut sebagai salah satu momen puncak pendapatan bagi bisnis rental mobil personal di TRAC.
Di momen ini, masyarakat menggunakan waktu libur yang cukup lama biasanya untuk mudik ke kampung halaman, mengunjungi keluarga, ataupun sekadar berwisata ke luar kota.
“Permintaan sewa mobil pada periode ini umumnya meningkat signifikan dibandingkan hari biasa, bahkan banyak unit yang sudah dipesan jauh sebelum Lebaran. Selain itu, durasi penyewaan pada periode ini juga cenderung lebih lama, sehingga dapat turut meningkatkan pendapatan bisnis rental mobil,” ungkapnya.
Sebagai upaya untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, TRAC menyiapkan armada tambahan hingga 50% dibandingkan dengan hari normal.
“Dalam menyambut periode libur Lebaran, TRAC telah mempersiapkan sekitar 2.000 unit armada yang tersebar di berbagai cabang,” lanjutnya.
PT Serasi Autoraya juga memastikan kondisi kendaraan yang disewakan kepada para pemudik itu tetap dalam kondisi yang prima untuk digunakan dalam jarak jauh melalui program perawatan rutin yang mengikuti standar Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) meliputi penggunaan suku cadang berkualitas, mekanik profesional, hingga bengkel yang terjamin.
“TRAC juga membatasi usia armada maksimal 3 tahun. Hal ini guna memperkecil risiko perjalanan jarak jauh, sehingga perjalanan lebih aman dan nyaman,” jelas Halomoan.
Baca juga:

Bahkan, salah satu usaha rental mobil yakni RRM Trans mengaku sudah mendapatkan pemesanan untuk periode mudik ini sejak bulan November 2025. Pantas saja, momen ini disebut sebagai momen puncak pendapatan bagi bisnis rental mobil.
CEO RRM Trans Rihan Sutami mengatakan dalam periode mudik ini lonjakan pendapatan bisnis meningkat drastis lantaran ada kenaikan harga mulai dari 25-30% untuk setiap paket sewa kendaraan yang tersedia.
“Alhamdulillah sudah ada yang booking dari bulan November 2025. Unit yang banyak diminati dari Avanza, XL7, Rush, Xpander Ultimate, Innova, atau mobil keluarga yang 3 baris. Yang pastinya ada peningkatan,” ucap Rihan, Kamis (12/03/2026).
Lonjakan pesanan rental mobil ini biasanya sudah mulai semakin meningkat sejak 20 hari sebelum Lebaran. RRM Trans untuk mengantisipasi lonjakan permintaan saat mudik ini biasanya melakukan strategi penambahan unit dari rekan bisnis rental lainnya.
Kondisi yang sama juga dirasakan oleh Dafa Rentcar, sebuah perusahaan jasa sewa mobil yang sudah berjalan sejak tahun 2021 lalu. Mendekati momen mudik 2026 ini, Dafa Rentcar yang memiliki unit sekitar 30 mobil sudah mengalami pemesanan sebesar 70% dari satu bulan sebelum Lebaran.
Menurut salah satu pekerja Dafa Rentcar, Ekaputra, seluruh mobil yang disewakan oleh pihaknya di momen ini dari tahun ke tahun sudah pasti habis tersewa oleh para pemudik yang ingin pulang ke kampung halamannya.
“Jelas meningkat banget, bahkan untuk customer-customer ini banyak yang kekurangan mobil untuk Idulfitri ini, banyaknya dari sebelum puasa sudah booking, sudah full semua. Dari tahun ke tahun sudah pasti aramai, sudah pasti kehabisan unit di momen Lebaran seperti ini,” ucap Putra, Selasa (10/03/2026).
Baca juga:

Dafa Rentcar menyediakan semua tipe kendaraan seperti SUV, MVP, ataupun LCGC. Di momen Lebaran ini, terjadi kenaikan harga dan minimal sewa hariannya, seperti paket sewa mobil Avanza selama satu minggu yang dibanderol seharga Rp5,6 juta. Para penyewa mobil di Dafa Rentcar pun mayoritas merupakan keluarga besar yang melaksanakan mudik ke daerah Jawa Tengah.
“Kita ada kenaikan harga, ada minimal sewa harinya. Itu kita minimal sewa di 7 hari, ada paketan 7 hari dan 10 hari,” jelasnya.
Meskipun momen Lebaran dan mudik ini selalu menjadi puncak pendapatan bagi bisnis rental mobil, jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, salah satu bisnis rental mobil lainnya justru melihat adanya penurunan antusiasme sewa kendaraan dari para pemudik.
Owner Toprentcar Ilyas Hikmawansyah, menjelaskan bahwa pada tahun lalu, bisnisnya yang berada di bawah manajemen Transgo itu mengalami full booked untuk semua unit dengan harga sewa rendah.
Tetapi pada waktu krusial satu minggu sebelum Lebaran, pesanan di tahun ini tidak sebanyak di tahun lalu. Toprentcar sendiri memiliki 80 armada mobil yang disiapkan untuk dirental.
“Kita itu sudah 50% di-booking, tapi seharusnya kalau dari tahun lalu mungkin sudah 70%, makanya masih agak dikhawatirkan, padahal sudah mendekati hari H. Maka dari itu harusnya di momen kayak gini minimal 70% sudah keserap,” jelasnya Kamis (12/03/2026).
Ilyas menjelaskan pihaknya menyediakan berbagai pilihan unit mulai dari mobil keluaran tahun lama hingga yang terbaru, sehingga para pelanggan dapat menyesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran perjalanannya. Untuk tarif normal, harga sewa ditawarkan mulai dari Rp200 ribu per hari untuk unit lama hingga sekitar Rp1,2 juta per hari untuk kendaraan terbaru. Namun, khusus periode Lebaran, tarif untuk sebagian unit mengalami kenaikan hingga dua kali lipat.
Peningkatan harga sewa di periode ini merupakan hal yang lazim terjadi di bisnis rental mobil. Menyewa mobil untuk digunakan perjalan mudik pun diimbau untuk dilakukan sejak jauh hari, lantaran banyak penipuan yang mengatasnamakan bisnis rental asli di momen seperti ini.
Masyarakat sering kali tergiur dengan harga rental mobil yang murah dan jauh di bawah rata-rata. Padahal di momen ini, bisnis rental mobil kemungkinan besar meningkatkan harga sewanya.
“Banyak penipuan yang mengatasnamakan rental, bahkan mengambil alamat-alamat rental asli, mereka tertipu daya dengan DP yang rendah, harga yang rendah, dan di momen Lebaran harga rental itu gak mungkin rendah, pasti signifikan naik,” ungkapnya.
Tetap waspada di perjalanan
Meningkatnya jumlah masyarakat yang melakukan mudik dengan menggunakan kendaraan pribadi ataupun rental juga membawa konsekuensi tersendiri. Selain faktor kesiapan kendaraan, aspek keselamatan berkendara juga menjadi perhatian utama, terutama yang berkaitan dengan kondisi sang pengemudi.
Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu memaparkan, sebagian besar insiden di jalan raya berawal dari kesalahan manusia seperti kelelahan, kurangnya konsentrasi, ataupun memaksa berkendara terlalu lama tanpa disertai dengan jeda istirahat.
“Kondisi ini sering terjadi saat pengemudi ingin cepat sampai tujuan sehingga mengabaikan batas kemampuan fisik tubuh, padahal kelelahan dapat menurunkan waktu reaksi dan kemampuan mengambil keputusan saat menghadapi situasi darurat di jalan,” ucap Yannes, Jumat (13/03/2026).
Oleh karena itu, sebaiknya para pengendara tidak memaksakan perjalanan jauh tanpa istirahat. Para pengendara khususnya pemudik disarankan untuk berhenti beristirahat sekitar dua jam sekali untuk memulihkan konsentrasi.
“Dengan ritme berkendara yang lebih teratur, risiko human error dapat ditekan sehingga perjalanan menjadi jauh lebih aman,” tutupnya.