Beragam Efek Rambatan Perang di Timur Tengah

Kurasi peristiwa terpenting yang perlu diketahui semesta dunia usaha untuk mengawali hari.

Beragam Efek Rambatan Perang di Timur Tengah
ANTARA FOTO/Muhammad Mada/YU
Daftar Isi

Selamat pagi, Chief… 

Berikut informasi penting terkait pengembangan semesta dunia usaha yang perlu mendapat perhatian hari ini berdasarkan kurasi Tim SUAR.

Harga Tiket Pesawat Bakal Naik 9-13%, Pemerintah Kucurkan Subsidi Rp2,6 Triliun

  • Pemerintah resmi mengucurkan subsidi sebesar Rp2,6 triliun untuk menekan lonjakan harga tiket pesawat menyusul kenaikan harga avtur dunia. Kebijakan ini diambil guna memastikan kenaikan tarif tiket domestik tetap terkendali di kisaran 9% hingga 13% setelah diumumkannya kenaikan harga fuel surcharge sebesar 38% di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah pasca Perang Iran vs Amerika Serikat yang pecah 28 Februari 2026.

Perkecil Efek Perang, OJK Dorong Asesmen Risiko Lanjutan

  • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong perbankan melakukan asesmen risiko lanjutan guna memperkecil transmisi dampak Perang AS-Iran, khususnya melalui jalur pasar keuangan. Melalui asesmen mandiri dan stress test OJK, perbankan diharapkan mampu mendeteksi titik-titik rawan risiko bisnis memasuki triwulan kedua 2026, termasuk menurunnya kinerja debitur yang berpotensi menaikkan risiko gagal bayar.

Beras Aman, Indonesia Percaya Diri Hadapi "El Nino Godzilla"

  • Pemerintah Indonesia yakin mampu menghadapi potensi ancaman El Nino pada 2026, dengan mengandalkan kondisi stok beras nasional yang diklaim sebagai yang tertinggi sepanjang sejarah, yaitu mencapai 4,5 juta ton pada awal April. Selain stok di gudang pemerintah, ketersediaan pangan yang tersebar di sektor lain juga sedang berjalan seperti yang ada di Horeka (hotel, restaurant, kafe/katering) sesuai data yang dikelola mencapai 12,5 juta ton. Kemudian standing crop yang ditanam sekarang siap panen mencapai 11 juta ton, artinya sudah ada 23 juta ton cadangan. Dengan total ketersediaan tersebut, ia memperkirakan kebutuhan pangan nasional dapat terpenuhi dalam jangka waktu yang panjang, bahkan melampaui periode puncak kekeringan.

Pertamina-POSCO dan Kelanjutan Kerjasama Investasi Indonesia-Korsel

  • Pekan lalu, Presiden Prabowo beserta sejumlah menteri dan perwakilan pengusaha nasional menandatangani sejumlah kesepakatan kerjasama investasi. Salah satunya adalah antara PT Pertamina (Persero) dengan POSCO International Corporation. Kerja sama lintas negara untuk pengembangan energi rendah karbon kembali diperkuat setelah PT Pertamina (Persero) menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan POSCO International Corporation di Korea Selatan pada 1 April 2026. Kesepakatan ini menandai langkah kedua perusahaan dalam menjajaki implementasi teknologi dekarbonisasi, termasuk Carbon Capture Storage (CCS), Carbon Capture Utilization and Storage (CCUS), serta pengembangan hidrogen biru dan amonia sebagai bagian dari transisi energi.

Video Pilihan: Transformasi Digital untuk Transportasi Indonesia

Transformasi Digital untuk Transportasi Indonesia
TransTrack merupakan perusahaan teknologi yang menyediakan solusi cerdas untuk manajemen armada, logistik, dan rantai pasok. Dengan dukungan analitik data, pelacakan real-time, serta teknologi AI, perusahaan ini membantu meningkatkan efisiensi, menekan biaya, dan memperkuat visibilitas operasional. Melalui platform TransTRACK, perusahaan menghadirkan layanan pelacakan armada dan integrasi rantai pasok yang dirancang untuk

Peluang dan Risiko Lonjakan Permintaan Pupuk di Pasar Global

  • Meningkatnya kebutuhan akan pupuk di pasar global saat ini menjadi momentum bagi Indonesia sebagai eksportir utama. Hal ini menempatkan Indonesia pada posisi tawar yang kuat di pasar internasional, terutama di pasar-pasar besar seperti Australia dan India. Ekspor pupuk ke India, misalnya, mencapai angka 347,9 ribu dolar AS pada tahun 2025. Namun, ketercukupan pupuk domestik harus dijaga. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), performa ekspor urea Indonesia menunjukkan tren pemulihan yang signifikan pada tahun 2025. Setelah sempat melandai pada periode 2023-2024, volume ekspor urea dengan kode HS 31021000 melonjak kembali ke angka 1,72 juta ton dengan nilai mencapai 709,1 juta dolar AS. 

Kekuatan Ekonomi Kelompok D-8

  • Kelompok D-8 beranggotakan negara-negara berkembang yang berada di wilayah Asia hingga Afrika, yakni Azerbaijan, Bangladesh, Mesir, Indonesia, Iran, Malaysia, Nigeria, Pakistan, dan Turkiye. Keberadaan kelompok yang ditujukan untuk menjalin kerjasama ekonomi ini dideklarasikan oleh masing-masing kepala negara/pemerintahan melalui Deklarasi Istanbul pada 15 Juni 1997. Semula kelompok ini hanya beranggotakan 8 negara, Azerbaijan baru bergabung pada tahun 2025. Target negara-negara D-8 melakukan kerjasama ekonomi adalah untuk memperbaiki kondisi ekonomi mereka di tengah persaingan global, selain juga membuka peluang perdagangan yang baru dan beragam, berpartisipasi dalam pengambilan keputusan di tingkat internasional, dan memperbaiki standar hidup.

Seminar "Diversifikasi Strategis sebagai Kebijakan Ekonomi Luar Negeri Indonesia". Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Indonesia akan menggelar seminar ini pada Selasa 7 April 2026 pukul 14.00 - 16.00 WIB di Auditorium CSIS, Tanah Abang, Jakarta. Hadir sebagai pemberi pidato kunci Direktur Perdagangan Internasional Kementerian Luar Negeri Ditya Agung Nurdianto. Selain itu turut hadir penanggap diskusi yakni Penasehat Senior Laboratorium 2045 Andi Widjajanto, Anggota Dewan Pengawas Center for Indonesia Policy Studies (CIPS) Donna Gultom.

Literasi Ekosistem Blockchain dan Penggunaan Aset Kripto. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama dengan Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) menyelenggarakan Bulan Literasi Kripto (BLK). Kegiatan tahunan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarkat terkait ekosistem blockchain dan penggunaan aset kripto secara bijak pada Selasa 7 April 2026 pukul 08.45 WIB di Senayan Park, Jakarta.

"Impian setiap orang bisa terwujud jika Anda terus berpegang teguh pada impian tersebut dan bekerja keras. Saya tidak pernah membiarkan siapapun mendefinisikan siapa diri saya atau apa yang mampu saya capai." (Serena Williams - Mantan Petenis Dunia)

Selamat beraktivitas, Chief.

Tim SUAR

Baca selengkapnya