Peluang datang dari beragam perjanjian kerjasama bilateral dan multilateral yang sudah berjalan. Namun, dunia usaha Indonesia juga dihadapkan pada perlambatan ekonomi global yang bisa menyusutkan permintaan ekspor-impor.
Sepanjang 2025, perdagangan internasional Indonesia alami beragam peluang dan tantangan. Salah satu sorotan utama tak lain adalah tarif Trump.
AS juga memberikan pengecualian tarif terhadap produk-produk ekspor unggulan Indonesia seperti kakao, minyak kelapa sawit, kopi, dan lain sebagainya. Sementara itu, Amerika Serikat sangat berharap untuk mendapatkan akses terhadap kritikal mineral.
Harga minyak goreng Minyakita akan mengikuti Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 15.700 per liter mulai Januari 2026. Harga minyakita sesuai HET memberikan keuntungan terutama untuk masyarakat menengah bawah.
Pemerintah menargetkan Rp 30 triliun dalam program Indonesia Great Sale 2025 duna mendorong daya beli masyarakat di akhir tahun serta memperkuat sistem ekosistem pariwisata.
Tak hanya memberikan dampak kerugian fisik, kebakaran di pasar yang jadi pemasok komoditas untuk pasar di kawasan Jabodetabek ini bisa potensi picu inflasi.
Ini merupakan kerjasama perdagangan Indonesia dengan negara-negara lintas kawasan Eropa dan Asia antara lain Kazakhstan, Rusia, Armenia, Belarusia, dan Kyrgyzstan.
Di satu sisi ini memberi nafas bagi pelaku industri tekstil nasional yang terimpit banjirnya impor barang, di sisi lainnya ada ribuan pedagang kecil penjual pakaian bekas yang terancam kehilangan mata pencahariannya.
Menteri Perdagangan Budi Santoso pada Rabu (10/12) memastikan negosiasi dagang antara pemerintah AS dan Indonesia akan terus berjalan, sekaligus membantah isu yang beredar kalau negosiasi yang dicapai bulan Juli tersebut berpotensi batal.
Jatuh pada tanggal 12 bulan 12 (12.12) Harbolnas ditargetkan bisa meraup Rp35 triliun atau naik 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya senilai Rp31,2 triliun.
Pada Oktober 2025, ekspor alami penurunan sementara impor alami kenaikan. Namun, neraca perdagangan masih tetap surplus, melanjutkan tren surplus 66 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.
Penggunaan teknologi digital telah betul-betul meningkatkan efisiensi industri logistik.
Menampilkan 12 dari 39 total postingan
Tetap terupdate dengan koleksi cerita terbaik kami.