Dinamika pasar modal, mulai dari regulasi, pergerakan emiten, hingga partisipasi investor.
Indonesia bisa belajar mengelola pasar bursa dari praktik terbaik di dunia. Yang dilakukan bursa di India dan bursa di Hong Kong persis yang direncanakan di bursa Indonesia.
Di tengah reformasi tata kelola yang tengah berjalan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali harus dihantam pukulan ganda dari ketegangan geopolitik Amerika Serikat (AS) dengan Iran ditambah vonis negatif dari lembaga pemeringkat Fitch.
Di tengah tekanan geopolitik global dan sorotan indeks internasional, otoritas mempercepat reformasi integritas dan tata kelola pasar modal guna memastikan fondasi bursa cukup kuat untuk menopang reli jangka panjang.
Upaya percepatan akan dilakukan melalui Satgas yang dibentuk bersama pemerintah, di samping kebijakan Bursa Efek Indonesia (BEI) yang saat ini sedang ditindaklanjuti secara internal.
Jika pada 2022 pemulihan membutuhkan waktu 5-6 bulan dan pada 2025 hanya butuh 1 bulan, maka di tahun 2026 ini, kecepatan pemulihan akan bergantung pada seberapa cepat deeskalasi terjadi di kawasan Teluk untuk menjamin kelancaran arus logistik minyak bumi.
Siaran Pers dari PT Bursa Efek Indonesia.
Siaran pers dari PT Bursa Efek Indonesia soal ketentuan liquidity provider saham.
Free float 15% jadi langkah awal reformasi pasar modal. Prosesnya tidak akan memberatkan. Tidak semua emiten berada pada valuasi yang ideal.
Otoritas keuangan akan mendampingi emiten memenuhi free float 15%. Prosesnya bertahap, delisting hanya dilakukan sebagai pilihan terakhir.
Danantara masuk ke bursa, akan jadi penolong pasar. Perlu kedalaman juga waktu yang cukup dan valuasi yang menarik.
Pasar modal akan memasuki babak baru free float saham 15%. Siapkah emiten Indonesia memenuhi aturan itu?
Pasar modal Indonesia belakangan menghadapi tantangan yang tidak hanya bersumber dari dinamika ekonomi global, tetapi juga dari isu domestik terkait integritas dan transparansi.
Menampilkan 12 dari 67 total postingan
Tetap terupdate dengan koleksi cerita terbaik kami.