Rubrik Industri menyajikan perkembangan terbaru dari sektor-sektor utama penggerak ekonomi—mulai dari energi, manufaktur, hingga digital. Fokus pada implikasi bisnis dan peluang nyata, bukan kabar permukaan.
GNB Drinks berinisiatif menghadirkan minuman jus buah dengan target pasar lintas generasi.
Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang dirilis S&P Global berada di level 52,6 pada Januari 2026, meningkat dibandingkan Desember 2025 yang sebesar 51,2.
Suar.id berkesempatan berbincang dengan CEO Axia Prima Sejahtera Heru Sukrisna. Heru berbagi pandangan ihwal kiat mengembangkan bisnis hingga menjadi distributor terkemuka sistem keamanan di Indonesia.
Perkembangan ekonomi syariah Indonesia kini menunjukkan pergeseran penting ke arah sektor riil dan semakin terintegrasi dengan perekonomian nasional.
sektor Industri Pengolahan Nonmigas (IPNM) hingga Agustus 2025 telah menyerap 20,26 juta tenaga kerja atau sekitar 13,83% dari total tenaga kerja nasional yang mencapai 146,54 juta orang.
"Kami mempunyai cita-cita dan yakin akan berhasil di 2028 atau maksimum 2029, nilai ekspor minimal US$ 10 miliar."
BMAD untuk bahan baku plastik strategis seperti PP Copolymer dan PP Homopolymer serta BMTP untuk LLDPE perlu dikaji ulang agar tidak menimbulkan ketimpangan antara kapasitas industri hulu dan kebutuhan industri hilir.
Pendekatan inovasi berbasis nilai ini dinilai menjadi kunci ketahanan industri kosmetik nasional di tengah ketidakpastian global, perubahan preferensi konsumen, serta meningkatnya tuntutan keberlanjutan.
Nilai SBT SKDU triwulan IV-2025 berada pada posisi 10,61% lebih rendah dari triwulan III-2025 berada pada posisi 11,55%. kapasitas produksi terpakai pada triwulan IV 2025 pada level 73,15% menurun 73,84%
Sektor industri pengolahan Indonesia menunjukkan resiliensi yang kuat dengan menutup tahun 2025 di zona ekspansi. Beberapa sektor usaha, seperti Industri Kertas dan Barang dari Kertas serta Industri Furnitur mencatatkan peningkatan ekspansi tertinggi di triwulan IV-2025.
Pengoperasian lebih dari seribu perusahaan tersebut didukung investasi sektor industri pengolahan nonmigas (IPNM) mencapai Rp 551,88 triliun, dengan nilai investasi di luar tanah dan bangunan sebesar Rp 444,25 triliun.
Pendekatan fund memungkinkan dana diarahkan ke peremajaan mesin, adopsi teknologi produksi yang lebih efisien, serta penguatan segmen dyeing dan finishing yang selama ini menjadi titik lemah
Menampilkan 12 dari 106 total postingan
Tetap terupdate dengan koleksi cerita terbaik kami.