Dinamika perdagangan impor, kebijakan pemerintah, biaya logistik, dan strategi pelaku usaha dalam menghadapi tantangan global supply chain.
Indonesia menyepakati peningkatan pembelian produk energi dari Amerika Serikat dengan total nilai sekitar 15 miliar dolar AS. Kesepakatan ini tidak akan menambah kuota impor energi nasional, namun mengalihkan sumber impor dari negara lain ke AS.
Saat ini Agrinas memang tengah memproses impor 35.000 unit mobil pikap ukuran 4x4 dari Mahindra & Mahindra Ltd, (M&M), serta 35.000 unit pikap 4x4 dan 35.000 unit truk roda enam dari Tata Motors. Sejumlah unit juga bahkan sudah tiba di Indonesia.
Pemerintah berencana mengimpor armada transportasi logistik berupa mobil pikap (pick-up) dari India untuk mendukung operasional Koperasi Desa Merah Putih. Jumlahnya sekitar 105.000 unit. Angka ini mendekati jumlah mobil pikap yang diproduksi di dalam negeri.
Visi pemerintah untuk mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada energi harus mampu mengurangi ketergantungan terhadap impor minyak bumi. Dalam lima tahun terakhir impor minyak bumi dan hasil-hasilnya cenderung meningkat.
Setiap momen budaya yang terjadi di Tiongkok -seperti perayaan Tahun Baru Imlek- sedikit banyak akan berdampak ekonomi bagi Indonesia. Dampak itu antara lain terlihat dari pola arus masuk barang dari mitra dagang utama Indonesia itu ke tanah air.
Indonesia terus mencatatkan surplus neraca perdagangan di tengah guncangan perdagangan global. Meskipun berfluktuasi, beberapa komoditas berhasil mendongkrak surplus di tahun 2025.
Indonesia, yang terkenal dengan hidangan tempe dan tahu yang khas, kini masih menghadapi ketergantungan besar pada impor kedelai. Kesenjangan antara produksi kedelai lokal dan kebutuhan nasional menjadi masalah yang tak kunjung usai. Ketergantungan Indonesia terhadap impor kedelai sangat tinggi.
Pemerintah dan aparat penegak hukum mengungkap 250 ton beras ilegal dari Thailand masuk tanpa izin melalui Sabang, Aceh. Beras itu kini disegel dan dipastikan untuk tidak keluar ke pasar.
Kedatangan Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva membuka peluang dan potensi kerjasama lebih luas antara Indonesia dengan Brasil.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi menetapkan tarif resiprokal sebesar 32 persen terhadap produk ekspor asal Indonesia. Kebijakan itu akan mulai berlaku pada 1 Agustus 2025
Menampilkan 12 dari 10 total postingan
Tetap terupdate dengan koleksi cerita terbaik kami.