Membahas isu ekonomi yang menekankan pertumbuhan berkelanjutan dengan mengurangi dampak lingkungan, meningkatkan efisiensi sumber daya, dan mendorong inovasi ramah lingkungan
Sektor kelistrikan diperkirakan akan menjadi sektor yang paling cepat mengalami dekarbonisasi.
Arah transisi energi global bukan lagi sekadar isu lingkungan, tetapi kebutuhan untuk menjawab keamanan pasokan, keterjangkauan, dan keberlanjutan.
Proyek sampah menjadi listrik sangat dibutuhkan untuk mengurangi darurat sampah dan memenuhi kebutuhan energi terbarukan.
Indonesia memiliki stok unit karbon yang cukup besar untuk bisa diperdagangkan hingga ke tingkat global. Ajang COP30 pada November 2025 di Brasil nanti menjadi kesempatan untuk menjaring investor karbon global sebanyak-banyaknya.
Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 110 Tahun 2025 tentang Nilai Ekonomi Karbon (NEK) diharapkan dapat mengakselerasi pertumbuhan pasar karbon sukarela (voluntary carbon market) di Tanah Air.
Berbagai perbankan terus berupaya meningkatkan pertumbuhan pembiayaan berkelanjutan seiring dengan kesadaran menjaga lingkungan dan target ambisius untuk mencapai emisi nol bersih pada 2060. Perbankan mana saja?
Danantara siap berinvestasi untuk proyek pengelolaan sampah menjadi energi total senilai Rp91 triliun.
Uni Eropa menunjukkan minat besar berinvestasi di Indonesia terutama di sektor energi baru dan terbarukan, seperti energi dari sampah (waste-to-energy). Kapasitas PLTSa berpotensi ditingkatkan dalam sepuluh tahun ke depan menjadi 452,7 MW.
Banyak perusahaan kini berlomba memenuhi target indikator Environment, Social, and Governance (ESG) dalam rangka memenuhi persyaratan keberlanjutan lingkungan oleh para investor dalam menjalankan bisnis.
Tren global saat ini menuntut perusahaan untuk melakukan dekarbonisasi guna menyeimbangkan emisi karbon yang dihasilkan, demi mencapai emisi nol bersih pada 2060.
Dunia usaha berperan mendorong inovasi mahasiswa demi pengembangan industri hijau di masa mendatang.
Pasar karbon Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi tulang punggung pembangunan berkelanjutan, namun perlu penguatan kapabilitas seluruh pemangku kepentingan dan kolaborasi yang erat antara sektor swasta, pemerintah, dan masyarakat sipil.
Menampilkan 12 dari 26 total postingan
Tetap terupdate dengan koleksi cerita terbaik kami.