Menyajikan analisis mendalam mengenai kebijakan, tren, dan dinamika pasar untuk membantu para pengambil keputusan memahami arah perekonomian.
Asesmen terbaru IMF menyebutkan, perekonomian Indonesia pada 2025 diperkirakan akan tumbuh 5,0% dan pada 2026 menjadi 5,1%.
Hadirnya Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono pada RDG BI dan kebijakan BI yang cenderung pro growth, memberi sinyal kuat mesranya fiskal-moneter untuk menciptakan dampak nyata ke sektor riil.
Dengan komposisi penduduk sebesar 70% usia produktif, tidak berlebihan rasanya mengandalkan anak muda untuk mendorong perekonomian nasional.
Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) tercatat sebesar 121,2, naik dari 115,0 pada bulan sebelumnya. Angka tersebut berada di atas level 100 yang menandakan optimisme konsumen terhadap situasi ekonomi saat ini maupun ke depan.
Redenominasi berpotensi membuat para pengusaha menaikkan harga produk eceran maupun grosir dengan pembulatan ke atas dan memicu inflasi.
Angka pekerja di sektor formal pada Agustus 2025 yang sebesar 42,2% ini meningkat dibandingkan Februari 2025 yang sebesar 40,6%. Angka serapan tenaga sektor formal Agustus 2025 juga sedikit lebih baik dibandingkan Agustus 2024 yang sebesar 42,05%.
Sektor-sektor seperti jasa, manufaktur, dan pertanian diperkirakan menjadi penggerak utama pemulihan dan pertumbuhan ekonomi pada 2026.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal ketiga 2025 mencapai 5,04% secara tahunan (Year on Year/YoY). Capaian ini lebih rendah ketimbang pertumbuhan ekonomi kuartal kedua 2025 yang sebesar 5,12% YoY.
Dengan memilih Jerman sebagai mitra utama, Indonesia sejatinya menemukan kawan sepenanggungan yang saling menjawab kebutuhan satu sama lain.
Walau masih menyisakan dua bulan jelang berakhirnya 2025, sejumlah lembaga sudah mengeluarkan perkiraan pertumbuhan ekonomi tahun depan. Adapun pertumbuhan ekonomi tahun 2026 diperkirakan berkisar antara 4,9%-5%.
Perkembangan terkini kebijakan fiskal, moneter, dan keuangan terlihat sinergis. Ini membuahkan optimisme pertumbuhan ekonomi.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan tingkat inflasi umum pada Oktober 2025 sebesar 2,86% secara tahunan (Year on Year/YoY). Kurang dari dua bulan menuju berakhirnya 2025, inflasi Indonesia masih berada di bawah batas atas dari target pemerintah dan Bank Indonesia (BI) yakni 3,5%.
Menampilkan 12 dari 127 total postingan
Tetap terupdate dengan koleksi cerita terbaik kami.