Visualisasi, analisis, dan interpretasi data terkini yang relevan dengan isu-isu ekonomi, kebijakan, dan bisnis
Laporan Perekonomian Indonesia oleh Bank Indonesia (BI) mencatat perekonomian Indonesia pada tahun 2024 cukup resilien di angka 5,03% (yoy). Sebuah capaian yang diproyeksikan juga terjadi di tahun 2025 dan akan dijaga pada rentang 4,9% hingga 5,7% pada tahun 2026.
Indonesia cukup berhasil memperluas akses internet bagi masyarakat untuk mengembangkan ekonomi berbasis digital. Akan tetapi, soal kecepatan dan stabilitas koneksi masih jadi catatan.
Industri konstruksi merupakan salah satu pilar utama penggerak ekonomi Indonesia yang memiliki peran krusial dalam pembangunan nasional. Meski kian dihadapkan pada banyak tantangan, industri ini diprediksi akan terus tumbuh menopang perekonomian Indonesia.
Logam Tanah Jarang kini bukan sekadar komoditas tambang, melainkan instrumen geopolitik yang sangat krusial dalam revolusi teknologi hijau dan pertahanan global.
Memasuki tahun 2026, tren penggunaan baterai dalam industri energi global akan lebih kompetitif. Dominasi baterai Lithium-Ion mendapat saingan dengan hadirnya alternatif baterai jenis baru yang lebih ekonomis, yaitu Sodium-Ion (Natrium).
Berdasarkan laporan Point of Interest (POI) per November 2025, Indonesia resmi menyandang predikat sebagai raja kedai kopi global. Jumlah kedai kopi yang ada di Indonesia dua kali lipat dari pesaing terdekatnya, yakni China.
Meski kinerja pasar modal Indonesia sempat menurun pada tahun 2025, ditandai dengan anjloknya indeks harga saham gabungan di bawah angka 6.000 (April), akhir tahun ditutup dengan kinerja yang positif. Porsi kepemilikan aset oleh investor domestik kian membesar.
Di triwulan terakhir tahun 2025, Laporan Perbankan Bank Indonesia menyebutkan penyaluran kredit tumbuh sebesar 6,59% dibandingkan triwulan III-2025. Kredit konsumsi menurun. Sebaliknya, kredit modal kerja dan kredit modal usaha meningkat.
Mengawali tahun 2026, nilai tukar rupiah terdepresiasi mendekati Rp 17.000 per dolar AS. Pergerakan rupiah yang terus melemah ini akan berdampak pada perekonomian Indonesia. Namun, Bank Indonesia meyakini bahwa ketahanan dan stabilitas makroekonomi masih terjaga berkat cadangan devisa yang kuat.
Indonesia terus memacu langkah menuju transisi energi yang berkelanjutan. Kebutuhan akan pasokan listrik yang melimpah, namun tetap ramah lingkungan, menjadi syarat agar Indonesia tetap kompetitif di kancah global.
Kunjungan kerja Presiden Indonesia Prabowo Subianto ke Inggris membuka bentuk kerjasama baru antara Indonesia dan Inggris. Kunjungan ini akan semakin mempererat hubungan dagang Indonesia-Inggris yang selama ini telah memberikan nilai surplus bagi Indonesia.
Kinerja penyerapan tenaga kerja di Indonesia menunjukkan sinyal pemulihan pada penghujung tahun 2025. Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) Bank Indonesia menunjukkan perkembangan realisasi penggunaan tenaga kerja meningkat di angka 0,72% di penghujung tahun 2025.
Menampilkan 12 dari 155 total postingan
Tetap terupdate dengan koleksi cerita terbaik kami.