Visualisasi, analisis, dan interpretasi data terkini yang relevan dengan isu-isu ekonomi, kebijakan, dan bisnis
Indonesia memiliki potensi energi baru dan terbarukan (EBT) yang besar dan beragam untuk mendukung ketahanan energi nasional dan mencapai target bauran energi terbarukan. Dari beberapa jenis energi, potensi energi surya adalah yang terbesar yang dimiliki.
Pemerintah Indonesia telah menetapkan 15 komoditas prioritas hilirisasi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 dengan target investasi kumulatif yang sangat besar.
Bekerja sebagai pekerja migran di luar negeri masih menjadi tumpuan masyarakat Indonesia. Namun, pemerintah berupaya menempatkan pekerja yang lebih berketerampilan untuk pekerjaan yang lebih baik.
Selama ini, upaya penambahan bauran energi baru terbarukan (EBT) menjadi fokus utama mewujudkan emisi nol (Net Zero Emission). Namun, efisiensi penggunaan energi juga memainkan peran kunci untuk mempercepat pencapaian target bauran energi hijau.
Sektor pariwisata Indonesia menunjukkan tren pemulihan yang positif sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), total kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) melalui pintu masuk utama maupun pintu perbatasan melonjak 12,49% dan 0,38%.
Di awal tahun 2026, inflasi Indonesia tercatat tembus 3,55% secara tahunan. Harga komoditas emas turut berperan dan memperkuat tren sebagai penyumbang utama inflasi Indonesia dalam satu tahun terakhir.
Indonesia terus mencatatkan surplus neraca perdagangan di tengah guncangan perdagangan global. Meskipun berfluktuasi, beberapa komoditas berhasil mendongkrak surplus di tahun 2025.
Industri kendaraan listrik di Indonesia kini berada di persimpangan jalan menyusul keputusan pemerintah yang memastikan tidak akan ada lagi alokasi insentif untuk pembelian motor listrik pada tahun 2026.
Langkah Danantara yang akan berinvestasi besar-besaran di pasar modal domestik mulai 2 Februari 2026 menandai babak baru investasi pemerintah di tengah gonjang-ganjing bursa efek pasca kebijakan MSCI.
Tahun 2025 menjadi tonggak sejarah baru bagi pasar modal Indonesia dengan lonjakan jumlah investor yang menembus angka 20,32 juta Single Investor Identification (SID).
Bisnis restoran, rumah makan, kafe, dan warung sebagai penyedia makanan dan minuman tumbuh cukup tinggi menopang perekonomian nasional. Sektor ini menjadi salah satu andalan karena pertumbuhannya selama tiga tahun terakhir lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional.
Morgan Stanley Capital International (MSCI) membekukan sementara perubahan daftar saham Indonesia yang masuk dalam indeks MSCI. Saat ini ada 18 saham emiten Indonesia yang masuk dalam indeks MSCI. Bagaimana performa saham-saham MSCI Indonesia tersebut?
Menampilkan 12 dari 155 total postingan
Tetap terupdate dengan koleksi cerita terbaik kami.