Stabilitas Sistem Keuangan Terjaga hingga Kebijakan Bauran Energi

Kurasi peristiwa terpenting yang perlu diketahui semesta dunia usaha untuk mengawali hari.

Stabilitas Sistem Keuangan Terjaga hingga Kebijakan Bauran Energi
Foto: Antara/Muhammad Adimaja/aww.
Daftar Isi

Selamat pagi, Chief… 

Berikut informasi penting terkait pengembangan semesta dunia usaha yang perlu mendapat perhatian hari ini berdasarkan kurasi Tim SUAR.

Sistem Keuangan 2025 Stabil, tapi Ada Anomali Struktural yang Perlu Diatasi

  • Hasil rapat berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, 23 Januari 2026, menyatakan sistem keuangan Indonesia sepanjang kuartal IV-2025 tetap stabil dan berhasil membuktikan ketahanan di tengah ketidakpastian global. Meski demikian, masih terdapat anomali struktural yang perlu diatasi agar sistem keuangan Indonesia dapat semakin efisien dan memiliki andil lebih besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Beragam Pandangan Ekonom Pasca-Terpilihnya Thomas Djiwandono Jadi Pimpinan BI

  • Terpilihnya Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) memicu respons yang beragam dari para ekonom. Ada ekonom yang mengingatkan agar bank sentral tetap konsisten menjaga independensi. Adapula yang menilai dampak terpilihnya keponakan Presiden Prabowo ini tidak akan banyak mempengaruhi pasar. Baca laporan selengkapnya.

Indonesia Targetkan Bauran EBT Capai 74% di 2060

  • Pemerintah, melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), mendorong percepatan transisi energi nasional melalui sektor ketenagalistrikan dengan target pembangkit energi baru terbarukan (EBT) mendominasi sekitar 74% di tahun 2060, menjadi salah satu pilar utama pencapaian target Net Zero Emission (NZE). Koordinator Perencanaan Pembangkitan Tenaga Listrik Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Ario Panggi Pramono Jati mengatakan, pemerintah memproyeksikan pertumbuhan permintaan listrik rata-rata sebesar 6,9% hingga 2060, dengan sektor industri menjadi pendorong utama pada fase awal.

Kredit Perbankan Berpeluang Terakselerasi dengan Risiko Terkendali di 2026

  • Industri perbankan berhasil mencatat pertumbuhan kredit hingga 9,6% secara tahunan pada 2025. Kinerja kredit diperkirakan tetap berpeluang tumbuh di 2026 dengan risiko terkendali. Salah satu perbankan nasional yang sudah mengumumkan kinerja keuangan 2025 adalah PT Bank Central Asia Tbk (BCA). Emiten berkode saham BBCA ini mencatat kinerja positif sepanjang 2025 dengan pertumbuhan kredit tahun mencapai 10,8%. Pertumbuhan kredit ini pun menopang kinerja laba bersih yang bertumbuh 4,9% YoY menjadi Rp 57,5 triliun.

Video Pilihan Dari Garasi Rumah, Bisnis Sushi Raup Omzet Ratusan Juta

Dari Garasi Rumah, Bisnis Sushi Raup Omzet Ratusan Juta
Berawal dari hobi menyantap sushi, Adid Nugroho bersama sang istri merintis usaha Hiraku Sushi sejak tahun 2023. Usaha ini dijalankan dari garasi rumah di kawasan Pondok Indah, Jakarta, dengan menyasar pelanggan sekitar lingkungan tempat tinggal serta pasar pemesanan daring. Meski tanpa latar belakang bisnis kuliner, Hiraku Sushi hadir dengan konsep

Babak Baru Masuknya Baterai Sodium-Ion ke Pasar Komersial

  • Perusahaan baterai Contemporary Amperex Technology Co Limited (CATL) telah memulai produksi massal baterai sodium-ion pertama untuk kendaraan komersial ringan melalui seri Tectrans II. Langkah ini merupakan respons terhadap tantangan biaya dan keterbatasan material lithium, sekaligus membuka babak baru bagi perusahaan otomotif seperti GAC Aion yang dijadwalkan mulai menggunakan baterai natrium pada kendaraan penumpang di kuartal kedua 2026. Berdasarkan data grafik pasar global, prospek pertumbuhan kedua teknologi baterai ini sangatlah masif. Pasar lithium-ion diproyeksikan melonjak dari USD 83,6 miliar pada 2024 menjadi USD 229,1 miliar pada 2030, tetap memegang peran utama untuk kendaraan performa tinggi. 

Efek Greenland, Logam Tanah Jarang Jadi Perebutan Harta Karun Abad ke-21

  • Logam tanah jarang atau LTJ menjadi pusat perhatian global sejak Presiden Amerika Serikat Donald Trump berupaya mengakuisisi Greenland. Faktor persaingan menjadi pemicu. Logam tanah jarang kini bukan sekadar komoditas tambang, melainkan instrumen geopolitik yang sangat krusial dalam revolusi teknologi hijau dan pertahanan global. Berdasarkan data tahun 2024, China masih memegang kendali dalam hal cadangan logam tanah jarang yang mencapai 44 juta ton, jauh mengungguli negara-negara lain seperti Brasil dan India. Dominasi ini memberikan kekuatan negosiasi luar biasa bagi Beijing di pasar global, mengingat LTJ merupakan komponen inti dalam pembuatan baterai kendaraan listrik hingga sistem pemandu rudal canggih.

Demo buruh oleh Partai Buruh dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI). Partai Buruh dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan menggelar aksi nasional pada Rabu, 28 Januari 2026. Aksi ini akan dipusatkan di Istana Negara dengan titik kumpul di Patung Kuda pukul 10.00 WIB. Selain aksi di depan Istana Negara, KSPI juga menyampaikan rencana aksi lanjutan pada hari yang sama di kantor YouTube Indonesia serta Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), menyusul pemblokiran kanal YouTube resmi Partai Buruh dan akun FSPMI Official tanpa alasan yang jelas. Adapun rencananya aksi ini akan melibatkan ribuan buruh dari DKI Jakarta, Jawa Barat, hingga Jawa Timur. Agenda aksi ini adalah meminta pemerintah mempertimbangkan ulang upah minimum provinsi (UMP) Jakarta pada tahun ini yang mereka anggap terlalu kecil.

Rilis Laporan Perekonomian Indonesia (LPI) 2025: Bank Indonesia akan melakukan Peluncuran Laporan Perekonomian Indonesia (LPI) 2025 pada Rabu, 28 Januari 2026, pukul 09.00-12.00 WIB. LPI merupakan publikasi flagship Bank Indonesia yang telah terbit sejak awal berdiri Bank Indonesia yaitu tahun 1953. Sejak saat itu, LPI hadir rutin setiap tahun mengulas kinerja dan perjalanan ekonomi Indonesia. Hadir sebagai narasumber adalah Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.

"Wirausaha adalah menciptakan sesuatu yang baik untuk orang lain." (Richard Branson - Virgin Group)

Selamat beraktivitas, Chief.

Tim SUAR

Baca selengkapnya