Outlook BI Rate 2026, Babak Baru Sariwangi di Grup Djarum, Kiat Cerdas Efisiensi Manufaktur

Kurasi peristiwa terpenting yang perlu diketahui semesta dunia usaha untuk mengawali hari.

Outlook BI Rate 2026, Babak Baru Sariwangi di Grup Djarum, Kiat Cerdas Efisiensi Manufaktur
Foto: Reyhan Aviseno / Unsplash
Daftar Isi

Selamat pagi, Chief… 

Berikut informasi penting terkait pengembangan semesta dunia usaha yang perlu mendapat perhatian hari ini berdasarkan kurasi Tim SUAR.

BI Rate Diprediksi Turun 3 Kali Sepanjang 2026, Berakhir di Level 4,00%

  • HSBC memprediksi Bank Indonesia (BI) memiliki kesempatan untuk menurunkan suku bunga acuan (BI Rate) hingga 3 kali 25 basis poins (bps) sepanjang tahun 2026. Dalam outlook tersebut, penurunan BI Rate akan secara bertahap sebesar 25 basis poins pada kuartal pertama, kedua, dan ketiga 2026. Dengan demikian pada akhir tahun, BI Rate diperkirakan berada pada level 4,00%. Sayangnya tidak dijabarkan secara lebih detail pada bulan apa BI akan menurunkan BI Rate.
  • Penurunan BI Rate melanjutkan tren pelonggaraan moneter yang sudah terjadi sepanjang 2025. Tahun lalu, total bank sentral total menurunkan BI sebanyak 125 basis poins. Berkaca dari itu, penurunan BI Rate diperkirakan bakal berlanjut.

Pemeliharaan Cerdas Bantu Industri Manufaktur Hemat USD 260.000 per Jam

  • Industri manufaktur bisa menghemat biaya downtime dan reparasi hingga USD 260.000 per jam dengan melakukan pemeliharaan cerdas (smart maintenance) terhadap mesin operasional di pabrik, demikian temuan lembaga konsultan IFS Solusi Integrasi. Laporan American Society of Civil Engineers mengungkapkan, setiap tahun terdapat 2 triliun galon air terbuang di seluruh dunia karena kebocoran yang tidak terdeteksi di pabrik manufaktur. Dalam kurun yang sama, 37,4 miliar ton gas emisi meningkat karena maintenance tidak menghitung pengendalian emisi karbon. Langkah proaktif industri manufaktur dalam mengantisipasi potensi kerugian dapat dimulai dengan menginventarisasi aset kritis (paling vital dalam produksi dan/atau paling lama beroperasi), menyusun scheduling pemeliharaan, serta mulai melibatkan AI dalam diagnosis kerusakan/keausan mesin.

Jelang Ramadan, Grab Kucurkan Rp 100 Miliar untuk Kesejahteraan Pengemudi

  • Perusahaan raksasa penyedia layanan transportasi online, Grab Indonesia, pada Selasa (13/1/2025) meluncurkan program dukungan berkelanjutan senilai Rp 100 miliar untuk mitra pengemudi sebagai upaya perlindungan sosial menyambut bulan Ramadan dan persiapan Hari Raya Idul Fitri. Program “Grab untuk Indonesia” dijalankan dalam tiga babak utama. Babak pertama berfokus pada perlindungan, yakni pemberian BPJS Ketenagakerjaan (BPJS TK) gratis bagi mitra pengemudi berprestasi. Menurut Neneng, aspek keselamatan menjadi fondasi utama karena setiap hari mitra pengemudi bekerja di jalan dengan satu tujuan penting, yaitu pulang dengan selamat. Babak kedua adalah apresiasi, yang diwujudkan melalui bonus hari raya (BHR) 2026 bagi mitra pengemudi berprestasi. Grab memandang Ramadan dan Idulfitri sebagai momentum refleksi dan kebersamaan, sehingga apresiasi tambahan ini diharapkan memperkuat rasa syukur atas kerja keras para mitra. Sementara itu, babak ketiga adalah melangkah bersama, melalui program Mitra Naik Kelas yang dijalankan lewat Grab Academy. Program ini mendorong mitra pengemudi meningkatkan keterampilan agar tetap produktif dan mampu menangkap peluang baru di era ekonomi digital.

Alasan Djarum Group Akuisisi Sariwangi

  • ‎Savoria Group, yang merupakan bagian dari grup bisnis Djarum, resmi mengakuisisi bisnis teh SariWangi. Akuisisi ini diharapkan menjadi langkah strategis yang menegaskan komitmen jangka panjang perusahaan dalam memperkuat industri teh nasional sekaligus mendorong pertumbuhan merek legendaris asli Indonesia tersebut. ‎Bagi Savoria Group, pengambilalihan bisnis SariWangi tidak semata dipandang sebagai transaksi korporasi, melainkan sebagai momentum penting bagi penguatan industri teh nasional.

Hilirisasi Tembaga Indonesia di Era AI dan Teknologi Hijau Global

  • Permintaan produk tembaga secara global kini didorong oleh akselerasi teknologi kecerdasan buatan (AI) dan transisi menuju pengembangan teknologi hijau. Sektor AI dengan kebutuhan pembangunan pusat data (data center) yang masif, diperkirakan akan menyumbang hingga 6%-7% dari total permintaan tembaga dunia pada tahun 2050.  Tidak hanya itu, lonjakan kebutuhan untuk kendaraan listrik dan infrastruktur energi bersih, memposisikan tembaga sebagai logam kritis yang diperebutkan pasar internasional. Di tengah tren ini, Indonesia muncul sebagai pemain kunci dengan cadangan sumber daya yang melimpah.
  • Berdasarkan data rekapitulasi tahun 2024, Indonesia memiliki kekayaan sumber daya tembaga yang luar biasa, dengan total sumber daya bijih mencapai lebih dari 18,33 miliar ton dan total cadangan bijih sebesar 2,85 miliar ton. Secara spesifik, dalam bentuk logam, Indonesia menguasai sekitar 76,21 juta ton sumber daya dan 21,32 juta ton cadangan logam tembaga. Potensi cadangan logam sebesar itu menempatkan Indonesia di peringkat ke-10 pemilik cadangan tembaga terbesar di dunia, menguasai sekitar 3% dari total cadangan global. Dari sisi produksi, industri pertambangan tembaga Indonesia telah menunjukkan tren pertumbuhan yang kuat. Melalui laporan Neraca Sumber Daya dan Cadangan Mineral Logam Komoditas Utama 2024 oleh ESDM, produksi tembaga pada tahun 2024 mencapai 108 juta ton bijih tembaga, membawa Indonesia masuk ke dalam lima besar produsen dunia.

Navigating AI Regulatory Landscape merupakan sebuah executive briefing yang diselenggarakan oleh Algoritma Data Science School untuk membahas kepatuhan dan tata kelola AI di sektor pemerintahan, BUMN, dan finansial. Workshop ini dijadwalkan berlangsung pada hari Rabu, 14 Januari 2026, pukul 09.30 - 17.00 WIB di Jakarta Design Center, Jakarta Pusat. Dengan menghadirkan pembicara ahli dari BPK RI, Bank BTN, dan Pegadaian, peserta akan mempelajari regulasi AI terbaru di Indonesia, studi kasus nyata, serta praktik terbaik dalam mengadopsi AI secara bertanggung jawab dan transparan. Informasi lebih lanjut terkait dengan workshop ini dapat diakses melalui Instagram Algoritma Enterprise Al Education.

KADIN Indonesia berkolaborasi bersama Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (Gapembi) membentuk forum diskusi publik bertajuk MBG Talks dengan tema MBG Outlook: Masa Depan Gizi Anak Indonesia. Forum diskusi ini kan diselenggarakan Rabu, 14 Januari 2026, pukul 14.00 - 17.00 WIB, di Menara Kadin Indonesia, Jakarta Selatan. Acara ini akan menghadirkan pembicara dari Kepala Badan Gizi Nasional RI, Ketua Umum KADIN Indonesia, Anggota Komisi IX DPR RI, Ketua Umum Gapembi, dan Biro Pelayanan Kesehatan Terpadu UGM. Forum ini bersama para pembicara akan membahas arah dan masa depan program gizi anak Indonesia. Informasi lebih lanjut dapat langsung diakses melalui Instagram KADIN Indonesia.

"Bahan yang paling penting adalah berhenti berdiam diri dan mulai melakukan sesuatu. Banyak orang punya ide, tapi hanya sedikit yang memutuskan untuk mewujudkannya sekarang. Bukan besok. Bukan minggu depan. Tapi hari ini." (Nolan Bushnell - Founder Perusahaan Game Atari)

Selamat beraktivitas, Chief.

Tim SUAR

Baca selengkapnya