Selamat pagi Chief…
Berikut informasi penting terkait pengembangan semesta dunia usaha yang perlu mendapat perhatian hari ini berdasarkan kurasi Tim SUAR.

Pemerintah Klaim Swasembada Pangan Resmi Tercapai
- Presiden Prabowo Subianto mengumumkan pada Rabu (7/1/2025), Indonesia berhasil mencapai swasembada pangan pada akhir 2025, atau tiga tahun lebih cepat dari target sebelumnya 2029. Sepanjang 2025, produksi beras Indonesia mencapai 34,71 juta ton dan tertinggi sepanjang sejarah. Panen dilakukan menggunakan teknologi combine harvester yang memungkinkan proses panen dilakukan lebih cepat, menekan kehilangan hasil, serta mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manual. Selain itu, teknologi yang telah disebarluaskan dan diadopsi oleh petani juga terlihat dari varietas unggul padi Inpari 32. Benih padi yang dikembangkan Kementerian Pertanian ini memiliki potensi hasil 8,42 ton per hektare, sebuah teknologi pengungkit produksi padi nasional. Presiden Prabowo mendorong agar ke depan varietas unggul padi terus dikembangkan untuk menghasilkan produktivitas hingga 15 ton per hektare.


Rentetan RUPSLB Himbara, Konsolidasi Mencapai Target Bisnis
- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) selesai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu (7/1/2025). Ini melanjutkan para anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) ramai-ramai melaksanakan RUPSLB sejak penghujung tahun 2025 dan berlanjut hingga awal tahun ini. Hasil RUPSLB Himbara punya benang merah yang sama antara lain pergantian jajaran direksi dan komisaris. Ini dinilai strategis karena menyusul konsolidasi besar di tubuh perbankan pelat merah tersebut.

Mitigasi Dini Empat Risiko Ekonomi untuk Jaga Stabilitas 2026
- Optimisme dunia usaha menyongsong tahun 2026 perlu diimbangi dengan melakukan deteksi dini empat risiko ekonomi tahun ini. Yaitu, meningkatnya tekanan eksternal, ketidakcocokan kebijakan fiskal dan moneter, meluasnya pengangguran terdidik, dan kenaikan harga pangan dan energi jelang bulan Ramadan. Tanpa mitigasi tepat, keempat risiko tersebut berpotensi memicu instabilitas yang dapat menghambat target pertumbuhan ekonomi yang telah ditetapkan.

Pemerintah Targetkan Layanan Kesehatan Sumatera Pulih Maret
- Pemerintah menargetkan pemulihan penuh layanan kesehatan di tiga wilayah provinsi terdampak bencana Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dapat tercapai pada akhir Maret 2026. Tercatat hingga saat ini, sembilan rumah sakit yang tadinya berhenti operasional total telah berfungsi kembali meski belum maksimal. Sementara dari 152 puskesmas yang sempat berhenti beroperasi karena terendam banjir parah, tinggal tiga yang belum dapat difungsikan kembali rusak berat. Menurut rencana tiga puskesmas itu akan dibangun ulang.
- Kementerian Kesehatan telah mengajukan anggaran Rp 500 miliar untuk rencana pemulihan lanjutan ini. Menurut rencana, dana tersebut akan digunakan untuk mengganti peralatan medis yang rusak seperti ambulance, alat CT Scan, MRI dan bangunan fisik fasilitas kesehatan yang rusak.

Video Pilihan: Panen Raya Nasional Jadi Momentum Perayaan Swasembada Pangan


Momentum Kobalt Indonesia Rebut Pangsa Pasar Global
- Pasar mineral kritis global dikejutkan oleh fenomena harga kobalt yang meningkat pada awal tahun 2025, mengakhiri tren penurunan harga yang terjadi sejak tahun 2022. Harga kobalt di Maret 2025 menyentuh USD 36.000 per ton. Selanjutnya pada Oktober 2025 kembali naik menjadi USD 48.000 per ton dan kini berada di angka USD 54.000 per ton. Komoditas yang sebelumnya mengalami tekanan akibat surplus pasokan ini mendadak menjadi incaran setelah harga menyentuh level terendah di kisaran USD 20.00—USD 30.000 per ton pada 2022 hingga awal 2025. Memasuki kuartal I-2025, harga logam kobalt di London Metal Exchange (LME) melonjak tajam lebih dari 100%, menciptakan volatilitas yang mengguncang rantai pasok energi global.
- Penyebab utama dari anomali harga ini adalah kebijakan Republik Demokratik Kongo (DRC), produsen kobalt terbesar di dunia yang memberlakukan larangan ekspor sementara sejak Februari 2025. Sebagai negara yang menyumbang sekitar 70%-75% pasokan global, tujuan DRC menghentikan ekspor untuk menyeimbangkan pasar dan mengangkat harga kembali ke level ekonomis. Dampaknya, pasokan komoditas di pasar spot mendadak menghilang, menyebabkan defisit yang memaksa pelaku industri berebut sisa stok yang ada. Hal ini membuktikan bahwa meskipun terjadi surplus secara statistik di tahun-tahun sebelumnya, konsentrasi geografis pasokan di satu wilayah memiliki risiko volatilitas yang sangat tinggi bagi stabilitas harga dunia.


Rilis Statistik Cadangan Devisa Desember 2025. Bank Indonesia (BI) mengagendakan rilis laporan ini pada Kamis, 8 Januari 2026. Publikasi ini penting untuk diperhatikan mengingat posisi cadangan devisa Indonesia merupakan salah satu indikator vital untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan mendukung ketahanan ekonomi nasional. Informasi mengenai Statistik Cadangan Devisa dapat diakses oleh publik melalui situs web resmi Bank Indonesia.
Institute for Development of Economics and Finance (Indef) akan menyelenggarakan Diskusi Publik bertajuk Realokasi Anggaran untuk Pembangunan Strategis via Danantara dan Makan Bergizi Gratis pada hari Kamis, 8 Januari 2026. Acara yang berlangsung secara daring melalui Zoom dan YouTube Indef pukul 13.00–15.00 WIB ini menghadirkan Esther Sri Astuti sebagai Opening Speaker dan Eka Chandra Buana dari Kementerian PPN/Bappenas sebagai Keynote Speaker. Hadir pula para pakar, yaitu M. Rizal Taufikurahman (Indef) dan Firmansyah (Guru Besar FEB Undip) sebagai pembicara, serta ditanggapi oleh Ibnu Yahya (Kementerian PPN/Bappenas) dengan moderasi oleh Sia Nawir. Informasi lebih lanjut dapat langsung mengakses media sosial Instagram Indef.

"Jika kau melihat sekelilingmu gelap, lihat sekali lagi. Bisa jadi, engkaulah cahaya di tengah kegelapan itu." (Imam Syafi'i - Cendekiawan Muslim)
Selamat beraktivitas Chief.
Tim SUAR