Selamat berakhir pekan.
Berikut informasi seputar tren yang sedang ramai dibahas di publik.

Persembahan Rai Suryawijaya: Menyusun Bata Damai di Tanah Dewata
- Bagi Rai Suryawijaya, Bali tidak hanya dianggap sebagai tanah kelahirannya, tapi juga tempat ia menempa diri. Di pulau dengan budaya yang kaya ini pula ia membangun martabat di sektor pariwisata. Menjabat sebagai Wakil Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), kecintaan Rai terhadap Pulau Dewata tak perlu diragukan lagi. Rai menemani Bali di masa-masa terpuruknya hingga kini Bali menempati tujuan top wisata dunia.
- Di ujung telepon, ingatan Rai mundur 24 tahun lalu. Kala itu, bom bunuh diri meledak di Paddy's Pub pada 12 Oktober 2002. Tak lama berselang, sebuah mobil yang penuh dengan ratusan kilogram bom meledak di depan Sari Club yang berlokasi sama di Jalan Legian, Kuta Bali.


Jakarta Sinfonietta akan menyelenggarakan konser bertajuk "Music for a New Beginning" pada hari Sabtu, 10 Januari 2026, pukul 19.30 WIB di Usmar Ismail Hall. Konser perdana di awal tahun ini dipimpin oleh konduktor Iswargia R. Sudarno dan menampilkan solis piano Victor Clementius Ditra, yang akan membawakan karya monumental dari Schumann dan Mendelssohn. Selain karya klasik tersebut, malam istimewa ini juga akan menghadirkan pemutaran perdana dunia (world premiere) karya terbaru dari komposer Arya P. Kitti. Acara ini menjadi sebuah perayaan musikal yang penuh energi dan inspirasi untuk membuka tahun yang baru.
Indonesia Bermeditasi 2026 merupakan sebuah momentum acara mengolah kesejahteraan mental dan spiritual yang akan diselenggarakan oleh PYM Center di Jakarta pada tanggal 11 Januari 2026, pukul 19.00 WIB, di Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki. Mengusung tagar #JADILAHCAHAYA, acara ini menawarkan pengalaman holistik yang menggabungkan sesi Guided Meditation (meditasi terpandu) bersama Pishi, penampilan musik eksklusif dari Yura Yunita, serta Special Dance Performance oleh koreografer Ufa Sofura.

Topeng Sosial yang Mengecoh
- Budaya timur, yang sangat menghormati orang yang lebih senior, atau dalam sebuah organisasi pencari profit, perlunya penghormatan mutlak kepada atasan, bisa memicu ketidakefektifan alur pendelegasian tugas. Seringkali, karena menghormati dan tidak ingin menyinggung atasan, sebuah keputusan organisasi dijalankan tanpa kritik dan evaluasi. Sehingga menjadi kurang terkontrol, hingga membuat sebuah keputusan itu merugikan perusahaan.
Budaya Honne (perasaan asli) dan Tatemae (sikap publik) yang dimiliki masyarakat Jepang, di mana kebiasaan untuk menunjukkan sikap yang berbeda dari perasaan sebenarnya demi menjaga harmoni sosial, kadang membuat tidak efektif sebuah hubungan kerja.
- Di Indonesia juga ada budaya yang mirip, yaitu budaya sungkan, sebuah mental rasa malu atau enggan mengganggu orang lain. Hal ini memicu anggota organisasi cenderung menahan kritik atau perbedaan pendapat (honne) demi menghindari konflik dan menjaga hubungan baik (tatemae).
