Kaleidoskop Sektor Pariwisata 2025 dan Outlook Sektor Pariwisata 2026

Kurasi peristiwa terpenting yang perlu diketahui semesta dunia usaha untuk mengawali hari.

Kaleidoskop Sektor Pariwisata 2025 dan Outlook Sektor Pariwisata 2026
Foto: Antara/Anis Efizudin/rwa.
Daftar Isi

Selamat pagi, Chief… 

Berikut informasi penting terkait pengembangan semesta dunia usaha yang perlu mendapat perhatian hari ini berdasarkan kurasi Tim SUAR.

Outlook Pariwisata 2026: Menari Bersama Lanskap yang Berubah

  • Perubahan preferensi wisatawan yang terjadi bersamaan dengan keberhasilan mencetak milestone sepanjang 2025, menjadi perhatian industri pariwisata dalam menavigasi bisnis tahun depan. Berkaca dari pengalaman tahun ini, stakeholders pariwisata mengambil pelajaran penting bahwa hanya pariwisata bernilai tambah dan adaptif yang siap mengatasi tantangan, yaitu mereka yang mampu ikut menari bersama perubahan lanskap yang sangat cepat.
  • Di tengah perlambatan daya beli dan residu efek efisiensi pemerintah, jumlah wisatawan inbound (wisatawan mancanegara yang berwisata ke Indonesi) masih mengalami kenaikan dari 13,9 juta sepanjang 2024 menjadi 15,7 juta dalam perkiraan terdekat hingga akhir 2025. Dalam menavigasi bisnis tahun depan, pelaku industri pariwisata mengharapkan strategi pariwisata yang lebih menyeluruh dan tidak bersifat ad hoc seperti insentif diskon tiket transportasi Natal dan Tahun Baru baru-baru ini. Kejelasan strategi pariwisata merupakan wujud komitmen pemerintah membuktikan bahwa pariwisata bukan sekadar aksesoris dalam upaya seluruh bangsa mencapai target pertumbuhan ekonomi.

Catatan dari Dunia Pariwisata Indonesia Sepanjang 2025

  • Dinamika industri pariwisata Indonesia mencatat sejumlah milestone signifikan sepanjang 2025, mulai dari pemecahan rekor bersejarah, peluncuran signature event yang menyasar segmen wisatawan anyar, hingga pertumbuhan jumlah kunjungan yang mengembalikan denyut nadi pelaku industri seperti sebelum pandemi. Suar.id merangkum 14 peristiwa penting sebagai catatan yang melandasari prospek industri jasa terbesar ini di tahun depan.

Pakar Dorong Penguatan Logistik di Wilayah Bencana

  • Sejumlah pakar kebencanaan mengungkapkan pemerintah perlu melakukan penanganan cepat untuk memulihkan keadaan dalam suatu bencana terutama dibidang logistik pangan. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 29 Desember 2025,  terdapat 1.140 korban meninggal dunia, 163 orang hilang, dan lebih dari 399.172 warga yang mengungsi. 
  • Kepala Pusat Studi Transportasi dan Logistik UGM, Siti Malkhamah, menyarankan pemerintah dan akademisi perlu melakukan identifikasi kerentanan, analisis kebijakan, dan juga secara bersama-sama adanya perumusan rekomendasi konkret untuk penguatan sistem logistik yang tangguh. Pakar manajemen logistik Kuncoro Harto Widodo mengatakan, tahap awal yang paling mendesak dalam pemulihan pasca-banjir adalah memastikan keselamatan dan kebutuhan dasar para penyintas. 

Video Pilihan: Pasca Banjir di Sumatera, Pemerintah Fokus ke Fase Pemulihan dan Pembangunan Infrastruktur

Pasca Banjir di Sumatera, Pemerintah Fokus ke Fase Pemulihan dan Pembangunan Infrastruktur
Pemerintah melalui Menko PMK, Pratikno, menyampaikan perkembangan terbaru penanganan bencana banjir dan longsor di Sumatera dalam pertemuan di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur. Saat ini, sebanyak 25 kabupaten/kota di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah beralih dari status tanggap darurat ke fase rehabilitasi dan rekonstruksi. Dalam upaya
\

Gemilang di 2025, Industri Makanan dan Minuman Jadi Harapan Penopang di 2026

  • Berdasarkan data historis dari Badan Pusat Statistik (BPS), sektor industri makanan dan minuman (F&B) menunjukkan daya pemulihan yang luar biasa pascapandemi. Ini ditandai dengan lonjakan pertumbuhan PDB sebesar 8,68% pada kuartal IV-2022. Kenaikan yang cukup drastis ini dipicu oleh lonjakan konsumsi rumah tangga selama libur akhir tahun. Hal ini menjadi bukti betapa sensitif dan kuatnya daya serap pasar domestik terhadap produk F&B saat aktivitas masyarakat kembali normal.
  • Memasuki fase normalisasi di tahun 2023, pertumbuhan industri makanan & minuman sempat terkoreksi ke angka 5,33% di kuartal pertama sebelum akhirnya menyentuh titik terendah di kuartal III sebesar 3,28%. Namun, alih-alih terpuruk, periode ini justru menjadi titik balik bagi tren pertumbuhan "menanjak tanpa interupsi". Keuletan industri ini terlihat dari konsistensinya merangkak naik hingga berhasil menembus angka psikologis 5% dan mencapai performa gemilang sebesar 6,49% pada kuartal III-2025, yang mencerminkan stabilitas jangka panjang yang solid.

Sebagai puncak refleksi pasar modal nasional, Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menyelenggarakan Seremoni Penutupan Perdagangan Tahun 2025 pada Selasa, 30 Desember 2025, pukul 15.00 WIB bertempat di Main Hall BEI. Agenda ini menjadi penanda berakhirnya masa transaksi bursa sepanjang tahun sekaligus menjadi simbol kesiapan pasar modal Indonesia dalam menyambut pembukaan perdagangan tahun 2026.

Program Studi Ekonomi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) akan menyelenggarakan diskusi panel bertajuk Outlook Ekonomi Indonesia 2026. Diskusi panel ini akan berlangsung pada hari Selasa, 30 Desember 2025, mulai pukul 09.00 hingga 11.30 WIB secara daring melalui Microsoft Teams. Forum strategis ini menghadirkan tujuh akademisi dan pakar ekonomi lintas disiplin, mulai dari Prof. Dr. Imamudin Yuliadi di bidang Makroekonomi hingga Dr. Dessy Rachmawatie di bidang Pembangunan Ekonomi Wilayah, guna merumuskan arah kebijakan fiskal, moneter, pariwisata, lingkungan, hingga ekonomi syariah di era transformasi. Acara ini menjadi wadah penting bagi mahasiswa, praktisi, dan masyarakat luas untuk mendapatkan wawasan mendalam mengenai proyeksi serta tantangan perekonomian nasional di masa depan. Untuk informasi lebih lanjut dapat langsung mengunjungi media sosial Instagram Economy FEB UMY.

"Kekuatan tidak datang dari kapasitas fisik. Itu datang dari kemauan yang gigih." (Andrew Carnegie - Carnegie Steel Company)

Selamat beraktivitas, Chief.

Tim SUAR

Baca selengkapnya