Dinamika industri pariwisata Indonesia mencatat sejumlah milestone signifikan sepanjang 2025, mulai dari pemecahan rekor bersejarah, peluncuran signature event yang menyasar segmen wisatawan anyar, hingga pertumbuhan jumlah kunjungan yang mengembalikan denyut nadi pelaku industri seperti sebelum pandemi. Suar.id merangkum 14 peristiwa penting sebagai catatan yang melandasari prospek industri jasa terbesar ini di tahun depan.
Januari 2025
Dwidayatour Carnival 2025 digelar
Dwidaya Tour kembali menyelenggarakan Dwidayatour Carnival di Emporium Mall Pluit, Jakarta. Pameran wisata tahunan terbesar yang menjadi one-stop travel marketplace ini menghadirkan berbagai promo seperti diskon hingga Rp 14 juta untuk transaksi dengan Bank Mandiri, potongan harga tiket pesawat domestik dan internasional, hingga tiket kapal pesiar Royal Caribbean dan Disney Adventure.
Digelar di 17 kota di seluruh Indonesia dan menggandeng Dewan Pariwisata dari Australia dan Jepang, Dwidayatour Carnival mencatat kehadiran lebih dari 15.000 pengunjung di setiap kota serta diharapkan berkontribusi menstimulus geliat pariwisata nasional dalam 9 long weekend sepanjang tahun 2025.
Februari 2025
Laporan Kinerja 100 hari Kementerian Pariwisata
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan laporan 100 hari kinerja Kementerian Pariwisata. Dalam catatannya, pemerintah mencatat kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang 2024 naik 19% menjadi 13,9 juta kunjungan dan jumlah perjalanan wisatawan nusantara mencapai lebih dari 1,02 miliar perjalanan.
Jumlah tenaga kerja di sektor pariwisata tercatat meningkat menjadi 25,01 juta orang pada 2024, dengan sumbangan devisa mencapai USD 16,7 miliar dan berkontribusi 4,5% pada PDB Indonesia. Melalui laporan ini, sektor pariwisata menunjukkan tren positif berkelanjutan siap berperan strategis menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2025.
Maret 2025
Festival Pesona Kulminasi Matahari tawarkan pariwisata ilmiah dan budaya
Pemerintah Kota Pontianak bersama Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Barat menyelenggarakan Festival Pesona Kulminasi Matahari di Tugu Khatulistiwa Pontianak pada 21-23 Maret 2025. Festival ini memanfaatkan momentum fenomena astronomi, yaitu saat matahari berada tepat di atas kepala sehingga bayangan benda tampak menghilang beberapa saat.
Selain pertunjukan seni budaya, lomba tradisional mendirikan telur ayam secara tegak di bawah sinar matahari menjadi ikon dan atraksi favorit pengunjung. Sebagai event tahunan, festival ini menguatkan brand Pontianak sebagai Kota Khatulistiwa dan destinasi pariwisata ilmiah yang menarik bagi wisatawan, termasuk mahasiswa dan peneliti astronomi dari Jerman yang khusus datang menyaksikan fenomena ini.
April 2025
Industri pariwisata sambut berkah libur Nyepi dan Idulfitri
Pelaku industri pariwisata menyambut berkah libur panjang Nyepi dan Idulfitri 1446 Hijriah yang berlangsung selisih dua hari, yaitu 29 Maret 2025 dan 31 Maret 2025. Dalam periode puncak arus balik, PT Pelni mencatat lebih dari 25.000 tiket terjual dan PT KAI menorehkan capaian 4,1 juta penumpang kereta api terlayani.
Selain perjalanan, BUMN InJourney menargetkan kenaikan okupansi hingga 20% selama periode libur Lebaran untuk hotel maupun destinasi wisata kelolaan mereka, termasuk Candi Prambanan, Candi Borobudur, dan TMII yang diperkirakan menyambut antara 70.000-190.000 pengunjung pada musim liburan ini. Potensi hampir 140 juta perjalanan domestik ini menandakan tingginya pergerakan wisatawan destinasi yang dekat rute mudik serta ramah bagi wisatawan keluarga.
Mei 2025
Festival Semarapura ke-7 mencetak rekor
Festival Semarapura ke-7 digelar di Monumen Ida Dewa Agung Jambe dalam rangka memperingati hari jadi ke-33 Kabupaten Klungkung, Bali. Melibatkan lebih dari 2.100 seniman dan 122 stan UMKM, festival ini menyelenggarakan fashion show tenun dan songket khas Klungkung, lomba menulis aksara Bali, lokakarya melukis wayang Kamasan, serta penampilan gong kebyar.
Pada penutupan festival, Bupati Klungkung I Made Satria mencatat nilai transaksi Festival Semarapura ke-7 menembus Rp 20,1 miliar, mencetak rekor kenaikan hampir 5 kali lipat dibandingkan nilai transaksi dalam festival tahun 2024 yang mencatat transaksi Rp 4,7 miliar sepanjang penyelenggaraan acara. Tak hanya itu, festival budaya ini juga sukses menarik 142.000 pengunjung lokal maupun wisatawan mancanegara.
Java Jazz berulang tahun ke-20
Festival musik jazz tahunan terbesar di Asia Tenggara Java Jazz Festival memperingati 20 tahun penyelenggaraan dengan menghadirkan lebih dari 40 penampil nasional dan internasional di 11 panggung berbeda, antara lain Jacob Collier, Kamasi Washington, Raye, dan Snarky Puppy di JIExpo Kemayoran.
Kolaborasi "20 Years of Java Jazz" juga menghadirkan tribute khusus untuk mendiang Titiek Puspa dengan aransemen baru yang dibawakan Kris Dayanti, Danilla, Adikara, dan Bilal Indrajaya. Tidak hanya menjadi festival musik, dukungan BNI pada penyelenggaraan festival ini sukses mendorong naiknya transaksi digital untuk kebutuhan konsumsi ratusan ribu pengunjung festival ini.
Juni 2025
Jakarta kembali jadi tuan rumah Formula E
Jakarta kembali menjadi tuan rumah ABB FIA Formula E Championship (Jakarta E-Prix) untuk ketiga kalinya sejak 2022. Gelaran balap mobil listrik yang diselenggarakan di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) Ancol ini berhasil menarik lebih dari 23.000 penonton langsung dan menjadi magnet sport tourism yang menegaskan posisi Jakarta sebagai kota global yang mendukung sportainment dan ekonomi hijau.
Sebagai satu-satunya kota di Asia Tenggara yang menjadi tuan rumah ajang Formula E, perlombaan ini tidak hanya meningkatkan reputasi Jakarta di kancah event olahraga internasional, tetapi juga mendorong efek pengganda bagi peningkatan okupansi hotel, kebutuhan transportasi, serta ekonomi lokal di kawasan Ancol, Jakarta Utara.

Juli 2025
Jakarta International Dragon Boat Festival padukan wisata olahraga dan budaya
Festival perahu naga tahunan Jakarta International Dragon Boat Festival (JIDBF) ke-7 kembali digelar di Dermaga Cinta, Ancol, Jakarta Utara. Tahun ini, JIDBF memperlombakan 929 peserta dalam 35 tim yang mengikuti 93 kategori lomba yang terbagi menjadi empat divisi: Internasional, Open Premiere, Komunitas, dan Pelajar.
Partisipasi atlet perahu naga dari Singapura, Malaysia, Filipina, Hong Kong, dan Tiongkok menjadi daya tarik internasional acara ini, di samping panggung hiburan, bazaar kuliner, dan pertunjukan seni budaya. Dukungan Hong Kong Economic and Trade Office (HKETO) juga mempertegas kedudukan Jakarta sebagai sport tourism hub yang semakin memiliki reputasi di Asia Tenggara.
Food & Hospitality Indonesia berlangsung sukses
Hotelex Indonesia, Finefood Indonesia, dan Retail Indonesia kembali bekerja sama menyelenggarakan pameran Food & Hospitality Indonesia (FHI) 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, antara 22-25 Juli 2025. Pameran yang mempertemukan lebih dari 700 produsen dari 35 negara ini menjadi titik temu yang mendorong inovasi, keberlanjutan, dan kemajuan industri makanan, minuman, dan perhotelan di Indonesia.
Pada akhir kunjungan, pameran ini tercatat berhasil menarik 41.368 pengunjung yang datang dari 48 negara, membuktikan dinamika industri F&B dan hospitality Indonesia semakin siap bersaing di jajaran pariwisata dunia.
Agustus 2025
Kunjungan wisatawan mancanegara Batam tembus 1.000.000
Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau mencatat jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Batam menembus 1.008.609 kunjungan, melonjak dibandingkan periode yang sama di tahun 2024 yang mencapai 828.147 kunjungan. Dalam kurun Januari-Agustus 2025, kunjungan wisman tercatat lebih dari 100.000 setiap bulan, dengan puncak terjadi di bulan Juni dengan kedatangan 167.469 wisman, dengan negara asal utama adalah Singapura, Malaysia, dan Tiongkok.
Tidak sekadar menjadi destinasi transit, rekor jumlah kunjungan ini menunjukkan tren pemulihan pariwisata yang kuat dan keberhasilan infrastruktur dalam menunjang konektivitas Batam sebagai pintu masuk pariwisata inbound yang signifikan menuju Indonesia sekaligus titik hub penting dalam pariwisata lintas negara di kawasan ASEAN.
Peningkatan Status Bandara Internasional di Indonesia kini berjumlah 40 bandara
Indonesia kini memiliki 40 bandara internasional. Sebelumnya, jumlah bandara internasional di Indonesia hanya 22. Adapun kini bandara internasional di Indonesia tersebar mulai dari Aceh, Kalimantan, hingga Sulawesi.
September 2025
Wonderful Indonesia Gourmet usung citarasa Indonesia ke panggung dunia
Kementerian Pariwisata bekerja sama dengan Indonesia Gastronomy Network meluncurkan Wonderful Indonesia Gourmet (WIG) sebagai flagship program yang memperkuat pariwisata berbasis gastronomi.
Melalui program yang mengintegrasikan kuliner dan pariwisata kualitas tinggi, WIG mempromosikan Indonesia sebagai gastronomy destination yang tidak hanya memperkenalkan makanan, tetapi juga pengalaman budaya, ekosistem kuliner, dan nilai tambah wisatawan yang memperkenalkan citarasa lokal kepada selera internasional.
Bersamaan dengan peluncuran ini, Kementerian Pariwisata meluncurkan Indonesia Gourmet Guide, buku panduan yang memperkenalkan lebih dari 120 restoran terkurasi di Jakarta dan Bali, menggelar 5 diskusi panel internasional tentang industri F&B, serta membuka pameran Artisan Food Market yang menampilkan produk kuliner artisanal dari lebih dari 20 pelaku UMKM termasuk kopi, teh, tempe, dan cokelat khas Nusantara.
Baca juga:
Oktober 2025
33 hotel dan resor Indonesia menerima Michelin Keys
Dari sekitar 7.000 hotel dan resor di seluruh dunia yang dinilai The Michelin Guide, 33 hotel dan resor di Indonesia memperoleh penghargaan Michelin Keys, dengan tiga properti di Indonesia mendapatkan penghargaan tertinggi Three Michelin Keys, yaitu Nihi Sumba di Nusa Tenggara Timur, Amanjiwo di Magelang, Jawa Tengah, dan Mandapa by Ritz Carlton di Ubud, Bali. Hotel The Langham dan Four Seasons Jakarta masing-masing mendapatkan Two Michelin Keys, sementara Garrya Bianti Yogyakarta meraih One Michelin Key.
Penghargaan ini secara resmi menjadikan hotel-hotel Indonesia masuk dalam visbilitas referensi global bagi wisatawan internasional yang mencari pengalaman premium dan kemampuan industri hospitality Indonesia memenuhi kebutuhan segmentasi luxury travel bagi wisatawan berpengaluaran tinggi (aflluent traveler), selain menjadi kemenangan strategis yang memperkuat agenda pemasaran pariwisata premium Indonesia kepada calon wisatawan dari berbagai negara.
Penyelenggaraan Moto GP Mandalika 2025
Lomba balap motor internasional Moto GP Mandalika 2025 diselenggarakan 3-5 Oktober 2025 di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ajang internasional ini mendatangkan wisatawan nasional dan wisatawan mancanegara.

November 2025
Wonderful Indonesia Wellness siap menyasar segmen pariwisata baru
Kementerian Pariwisata membuka festival Wonderful Indonesia Wellness (WIW) 2025 sebagai signature event pariwisata kebugaran dan wellness nasional yang menggabungkan Royal Surakarta Wellness Festival dan Jogja Cultural Wellness Festival menjadi satu acara terpadu yang mempromosikan Indonesia sebagai destinasi wellness tourism.
Menghadirkan rangkaian kegiatan lokakarya dan seminar wellness tentang gaya hidup sehat, meditasi dan yoga, terapi tradisional, serta eco-wellness activities, lebih dari 3.700 pengunjung menghadiri rangkaian acara yang berlangsung selama 1 bulan penuh tersebut. Rangkaian ini memberdayakan sekitar 100 UMKM lokal yang bergerak di produk wellness, lebih dari 750 pekerja wellness, 140 pekerja seni, dan 900 pekerja event organizer selama rangkaian acara berlangsung.
Sebagai segmen yang tumbuh pesat di pasar global, wellness tourism memenuhi keinginan wisatawan yang mencari pengalaman pariwisata yang bukan sekadar liburan, tetapi juga menyehatkan secara fisik, mental, dan spiritual. Kekayaan tradisi jamu, herbal, meditasi, dan seni budaya Nusantara menjadikan Indonesia memiliki keunggulan komparatif dalam segmentasi ini.
Desember 2025
BINA Indonesia Great Sale menggeliatkan shopping tourism tanah air
Kerja sama Kementerian Pariwisata dan Kementerian Perdagangan, Kementerian UMKM, dan Hippindo meluncurkan BINA Indonesia Great Sale sebagai festival belanja nasional yang berlangsung 18 Desember 2025-4 Januari 2026. Diikuti 412 pusat perbelanjaan di 24 provinsi di seluruh Indonesia, BINA Indonesia Great Sale melibatkan ratusan peritel dengan diskon produk mencapai 80% dan menargetkan nilai transaksi Rp 30 triliun selama periode acara yang beririsan dengan puncak libur Natal dan Tahun Baru.
Bagi wisatawan mancanegara, program ini menyediakan insentif VAT refund 11% yang diharapkan meningkatkan daya beli wisatawan asing dan memperkuat shopping tourism. Bagi wisatawan domestik, program ini memperpanjang durasi kunjungan wisatawan di Indonesia serta menjadi daya tarik tambahan untuk destinasi urban seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali, Makassar, dan kota besar lainnya.
Pelajaran tahun ini
Sepanjang 2025, pariwisata Indonesia pulih semakin matang dan berkualitas. Lonjakan pergerakan wisatawan domestik dan mancanegara, insentif transportasi dan akomodasi, hingga hadirnya berbagai festival berskala internasional menegaskan pariwisata tidak lagi sekadar mengejar volume, tetapi pengalaman dan nilai tambah.
Event olahraga global seperti Formula E, festival budaya dan air seperti JIDBF, penguatan gastronomi lewat Wonderful Indonesia Gourmet dan S’RASA, pengakuan Michelin Guide terhadap hotel dan resor Indonesia, hingga inisiatif wellness nasional selama sebulan penuh menunjukkan transformasi produk wisata Indonesia menuju segmen premium dan berkelanjutan, dengan tetap berbasis kekuatan lokal yang menjadi keunggulan komparatif.
Arah kebijakan dan pasar pariwisata ke depan jelas semakin berpihak pada kolaborasi, inovasi, dan kualitas layanan. Pariwisata terbukti mampu menggerakkan ritel, UMKM, transportasi, kuliner, dan ekonomi kreatif, sekaligus membuka ruang bagi Indonesia untuk bersaing di panggung global, baik sebagai destinasi belanja, gastronomi, wellness, maupun luxury travel.
Dengan fondasi ini, optimisme menatap 2026 bukan sekadar harapan, melainkan peluang nyata: pariwisata Indonesia harus lebih bernilai tinggi, dan inklusif bagi pelaku usaha di pusat kota hingga daerah, sekaligus menjadikan visi "10 Bali baru" bukan sekadar ucapan, tetapi arah dalam menggali potensi daerah yang selama ini belum dimaksimalkan.