Berbagai Sektor Industri Nasional Kompak Fasilitasi Mudik Gratis 2026

Inisiatif ini menunjukkan bentuk dukungan dari dunia usaha terhadap kelancaran mobilitas masyarakat saat periode mudik Lebaran.

Berbagai Sektor Industri Nasional Kompak Fasilitasi Mudik Gratis 2026
Pelepasan Mudik Gratis Astra Otoparts 2026 di Balai Samudera, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (17/03/2026). (Foto:Gema Dzikri/Suar.id).

Sejumlah korporasi dari berbagai sektor industri nasional mulai dari otomotif hingga produsen obat herbal turut berpartisipasi dalam program mudik gratis menjelang Idulfitri 2026. Inisiatif ini menunjukkan bentuk dukungan dari dunia usaha terhadap kelancaran mobilitas masyarakat saat periode mudik Lebaran.

Pada Selasa (17/03/2026), PT Astra Otoparts Tbk menggelar program Mudik Gratis 2026 yang memberangkatkan sekitar 1.000 pemudik ke Jawa Tengah dan Jawa Timur dari Balai Samudera, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Executive In Charge Marketing PT Astra Otoparts Tbk Indra Nugraha saat memberikan sambutan kepada para peserta Mudik Gratis 2026 di Balai Samudera, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (17/03/2026). (Foto:Gema Dzikri/Suar.id).

Executive In Charge Marketing Astra Otoparts Indra Nugraha, mengatakan melalui program Mudik Gratis yang pertama kalinya dilaksanakan pada tahun ini, pihak Astra Otoparts bersama dengan GS Astra, Kayaba, dan Akebono ingin memberikan kontribusi nyata untuk masyarakat.

“Pagi ini (Selasa) kita berangkatkan 1.000 pemudik yang akan kita antarkan dengan 22 bus bertujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur. Kami berharap perjalanan mudik ini nantinya bisa dilaksanakan dengan aman, nyaman, dan tertib,” ucap Indra.

Astra Otoparts menyediakan dua rute perjalanan utama bagi para pemudik dengan rute pertama meliputi Jakarta - Semarang - Solo - Yogyakarta. Sementara, rute kedua yang tersedia adalah Jakarta - Ngawi - Surabaya - Malang. Program ini dihadirkan sedemikian rupa salah satunya juga untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi selama periode arus mudik Lebaran.

Para pemudik yang merupakan mitra bisnis dari Astra Otoparts dan masyarakat umum ini bisa memilih kota pemberhentian sesuai dengan rute perjalanan yang tersedia.

“Kita memahami betul bahwa tradisi mudik ini adalah tradisi yang rutin dilakukan bagi masyarakat, dan Astra Otoparts ingin berkontribusi nyata dalam aktivitas ini, ini kali pertama dan terima kasih atas antusiasnya kami lihat dari okupansi dari 22 bis ini rasanya penuh,” katanya.

Meskipun baru pertama kali diselenggarakan pada tahun ini, program Mudik Gratis  2026 ini ternyata mendapatkan sambutan yang baik dari masyarakat. Bahkan, tak sedikit pendaftar yang tidak mendapatkan kesempatan untuk pulang ke kampung halamannya secara gratis ini.

Sekitar 1.000 pemudik peserta program Mudik Gratis Astra Otoparts 2026 antusias berbondong-bondong menuju bus yang hendak membawanya pulang ke kampung halaman dari Jakarta Utara, Selasa (17/03/2026). (Foto:Gema Dzikri/Suar.id).

“Ini kita kurang lebih (pesertanya) mitra bisnis sekitar 60 persen, lalu 40 persennya mereka reach dari media sosial kita, dan ini kita gak bisa nampung semua,” ujarnya.

Tak berhenti di tahun ini saja, Astra Otoparts juga siap melaksanakan program serupa di tahun depan, dengan pastinya pelaksanaan yang lebih sempurna lagi. Tak menutup kemungkinan program ini akan diperluas hingga ke area Jawa Barat ataupun dengan mekanisme pulang-pergi.

“Kita ingin berusaha memberikan yang terbaik, tapi tentu menyelenggarakan ini ada tantangan mulai dari ketersediaan armada, rute yang bisa enak dilalui, tapi prinsipnya kita ingin memberikan yang terbaik. Yang dapat dipastikan tahun depan kita ingin kembali melaksanakan mudik gratis,” kata Indra.

Salah satu pemudik, Hari, yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online, mengaku senang dengan program Mudik Gratis 2026 yang diselenggarakan oleh Astra Otoparts, meskipun bus yang ia tumpangi tidak langsung mengantarkannya ke kampung halaman.

“Mau ke Pati, tapi ngambilnya ke Semarang dulu, nanti nyewa motor udah ada rencana, setiap tahun seperti itu. Ya lumayan jauh, tapi sudah biasa,” kata Hari.

Ia pun berharap kuota pemudik yang bisa mengikuti program ini di tahun depan akan terus bertambah, dengan rute yang lebih banyak lagi, hingga armada bus yang kembali mengantarkannya ke Jakarta, tidak hanya membawanya ke Jawa Tengah.

“Yang pasti harapannya semoga tiap tahun bisa mengadakan terus, kuotanya semakin bertambah, pulang perginya juga ditambah,” harapnya.

Di hari sebelumnya, pada Senin (16/03/2026), Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah juga menyelenggarakan program Mudik Gratis yang memberangkatkan lebih dari 16.000 pemudik dari kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, menuju 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah dengan menggunakan 320 bus.

PT Bintang Toedjoe pun juga turut berkontribusi dalam kesempatan ini dengan membagikan 32.000 paket Bejo Jahe Merah kepada para pemudik.

Head of OTC, Women Health, and Natural Wellness Category PT Bintang Toedjoe Andry Wahyudi mengatakan momen mudik ini bagi perantau bukan sekadar menempuh perjalanan jauh, tetapi momen untuk kembali berkumpul bersama dengan keluarga dan kerabat tercinta. Maka dari itu, pihaknya pun ingin berkontribusi dengan cara membantu menjaga kondisi tubuh para pemudik tetap sehat.

“Lebaran selalu identik dengan kehangatan silaturahmi bersama keluarga. Bejo Jahe Merah ingin ikut hadir dalam momen tersebut dengan membantu para pemudik menjaga kondisi tubuh selama perjalanan. Jangan sampai ketika sudah tiba di kampung halaman justru tidak maksimal berkumpul bersama keluarganya karena masuk angin,” kata Andry.

Belasan ribu peserta mudik ini merupakan para pekerja informal seperti pedagang dan pekerja harian yang mencari pendapatan di daerah Jakarta. Untuk bisa mengikuti program ini, mereka mendaftar secara daring terlebih dahulu melalui Badan Penghubung Jawa Tengah.

Tak hanya diantarkan ke kampung halamannya, para pemudik juga mengikuti program arus balik pada tanggal 27 dan 28 Maret 2026. Para peserta dapat kembali ke kota tempatnya bekerja lagi-lagi secara gratis dengan mendaftar secara daring di situs yang telah disediakan.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengapresiasi program ini dan berharap para pemudik dapat pulang ke kampung halamannya dan kembali ke kota tempatnya bekerja dengan selamat dan dengan kondisi yang sehat.

“Program ini tidak hanya membantu masyarakat pulang ke kampung halaman, tetapi juga memastikan perjalanan mereka tetap nyaman. Kami berharap seluruh pemudik dapat menjaga kesehatan sepanjang perjalanan,” harapnya.

Baca selengkapnya