Perkembangan sektor energi, pertambangan, transisi hijau, dan ketahanan sumber daya.
Proyek sampah menjadi listrik sangat dibutuhkan untuk mengurangi darurat sampah dan memenuhi kebutuhan energi terbarukan.
Indonesia bergantung pada impor untuk memenuhi sebagian besar kebutuhan LPG dalam negeri, yang mencapai sekitar 80% dari total kebutuhan nasional. Meskipun Indonesia adalah produsen gas alam, produksi LPG dalam negeri tidak mencukupi, sehingga sisa kebutuhannya diimpor dari negara lain.
Indonesia memanfaatkan Konferensi Perubahan Iklim PBB ke-30 (COP30) di Belém, Brasil yang digelar dari 10 November 2025 hingga 21 November 2025 untuk menggaet investasi sektor energi terbarukan
Tim SUAR.id berkesempatan untuk berbincang dengan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI) Tony Wenas di Kantor PTFI, Jakarta, Selasa (11/11/2025).
Pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dari perusahaan swasta BP mulai kembali beredar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk jenis ron 92 di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat.
Komitmen pemerintah meningkatkan ease of doing business demi daya tarik investasi di Indonesia terus dikembangkan melalui sejumlah cara, termasuk dengan menempuh langkah-langkah terpadu untuk menekan biaya energi yang selama ini menjadi keluhan pengusaha.
Hasil kajian Pusat Studi Energi Universitas Gadjah Mada (PSE UGM) merekomendasikan pembentukan lembaga independen guna memperkuat tata kelola ketenagalistrikan menjelang aksesi Indonesia dalam Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).
Sejak beberapa tahun yang lalu, produksi minyak domestik tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak nasional. Konsumsi BBM ditutupi dari impor minyak. Jika tidak segera diatasi, Indonesia akan masuk dalam jerat defisit energi yang dalam.
Menteri ESDM mendorong agar BBM memiliki kandungan etanol 10% ini agar mengurangi impor bensin. Pertamina siap memenuhinya
Pelaku usaha industri di Indonesia meminta penetapan Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) yang lebih merata dan terjangkau di level USD 7 per MMBTU, tujuannya untuk meningkatkan daya saing industri nasional.
Hingga September 2025, pemerintah telah merealisasikan subsidi sebesar Rp218 triliun atau 43,7% dari pagu APBN 2025 sebesar Rp498,8 triliun. Subsidi dan kompensasi terbesar dialokasikan untuk menutup harga keekonomian minyak solar, minyak tanah, dan LPG 3 kg
Indonesia berada di posisi kedua di antara negara Asia Tenggara sebagai negara terbesar yang merilis obligasi ekonomi hijau dan berkelanjutan.
Menampilkan 12 dari 39 total postingan
Tetap terupdate dengan koleksi cerita terbaik kami.