Selamat berakhir pekan.
Berikut informasi seputar tren yang sedang ramai dibahas di publik.

Profesi Jurnalis Bawa Ong Hock Chuan Dirikan Maverick Indonesia
- Founder dan Managing Partner Maverick Indonesia, Ong Hock Chuan, nampak semangat dan senang ketika ditanya soal perjalanan hidupnya menjadi jurnalis di masa muda. Ong sebelumnya sempat berkarier di beberapa media, seperti The Star (Malaysia), China News (Taiwan), hingga Asia Times (Hong Kong), dari tahun 1982 hingga 1992. Ia nekat banting setir menapaki babak barunya sebagai praktisi di perusahaan public relation agency yang ia dirikan.
- Meski sempat mengalami gegar budaya karena ritme kerja yang berbeda, latar belakang jurnalistiknya justru menjadi senjata utama. Ia jadi sangat paham apa yang dibutuhkan media, sehingga strategi komunikasi yang ia bangun di Maverick Indonesia selalu tepat sasaran dan tidak bertele-tele. Selain dedikasinya di dunia profesional, pria asal Malaysia ini ternyata sudah menganggap Indonesia sebagai rumah keduanya setelah menetap selama lebih dari 20 tahun. Ia jatuh cinta dengan kehangatan masyarakatnya yang terbuka dan rasa kekeluargaan yang kental di berbagai daerah yang ia kunjungi. Tak hanya soal orang-orangnya, Ong juga sangat menggemari kekayaan kuliner lokal, terutama rendang dan soto. Baginya, berkarier di Indonesia bukan sekadar urusan pekerjaan, melainkan perjalanan hidup yang penuh kesan di tengah keberagaman budaya dan rasa yang unik.


Konser Musik Klasik Holland Baroque: Jangan lewatkan persembahan istimewa dari Erasmus Huis Jakarta yang menghadirkan Holland Baroque dalam sebuah konser kolaborasi musik klasik lintas budaya pada Sabtu, 21 Februari 2026, pukul 19.30 WIB. Di bawah arahan artistik Judith dan Tineke Steenbrink, ansambel ternama asal Belanda ini akan bersinergi dengan Konservatorium Musik Jakarta untuk menghidupkan harmoni yang inovatif dan penuh imajinasi. Dikenal karena pendekatannya yang segar dalam mengolah partitur klasik menjadi pengalaman baru yang dinamis, Holland Baroque siap memukau penonton melalui kemahiran teknik dan keceriaan bermusik mereka. Acara ini terbuka untuk umum secara gratis tanpa perlu reservasi, jadi pastikan Anda datang lebih awal untuk mengamankan tempat dan menyaksikan keajaiban musik klasik secara langsung
Parade Fashion Show- Bekasi Berkebaya 2026: Gelaran ini akan berlangsung pada Sabtu, 21 Februari 2026 pukul 14:00 - 16:00 WIB di Main Atrium GF, Pakuwon Mall Bekasi. Acara ini dilaksanakan untuk merayakan keanggunan warisan budaya Indonesia. Di dalamnya akan ada panggung apresiasi bagi industri kreatif dan UMKM lokal dengan menampilkan koleksi eksklusif dari brand ternama seperti SI.S.E.SA, Batik Putri, Heejab Castle, Enny Collection, KaNEDA, hingga Tachi Syari. Mulai dari kemegahan kebaya tradisional hingga tren modest fashion terbaru, parade ini tidak hanya sekadar ajang unjuk karya, tetapi juga upaya nyata dalam memperkuat identitas kebaya sebagai jati diri bangsa.

Manusia yang Terlalu Banyak Bekerja
- Lampu kantor masih menyala ketika sebagian besar gedung lain sudah gelap. Di salah satu meja, seorang pegawai masih duduk menatap layar. Kursor berkedip, menunggu sebuah keputusan. Jam sudah berdentang sembilan kali, namun ia belum ingin pergi. Di atas meja ada secangkir kopi yang sudah dingin. Notifikasi masih berdatangan. Ada email baru. Ada pesan baru. Ada tugas baru. Selalu ada sesuatu yang baru.
- Pekerjaan tidak pernah benar-benar selesai. Ia hanya berhenti sementara, sebelum muncul kembali dalam bentuk lain, keesokan harinya. Ia lelah. Tak hanya fisiknya, ia merasakan sesuatu yang lebih dalam—perasaan seolah dirinya terus digunakan, bahkan ketika ia tidak lagi yakin untuk apa semua ini dilakukan.
