Theodorus Wiryawan (CEO Aneka Coffee Industries dan Ottodigital)
Artikel ini merupakan opini dari CEO Aneka Coffee Industries & Ottodigital). Bila anda tertarik untuk menjadi kontributor opini, silakan mendaftarkan diri dengan kirim email ke [email protected]
Hari Jumat kemarin saya dan keluarga berdoa untuk papa dan nenek kami di kolumbarium Rumah Abu Menceng. Selain itu, kami juga berdoa ke mama di kolumbarium Rumah Abu Carolus.
Saat saya melihat foto dan pesan yang ada di kotak abu seperti melihat cermin. Ada yang wafat di usia tua. Ada yang wafat di usia relatif muda.
Ada ungkapan dan kata kata yang luar biasa mengesankan tapi tidak jarang biasa saja. Biasanya kita bisa melihat wajah yang telah meninggal. Ada foto yang tidak sesuai karena memakai foto usia muda (padahal wafat di usia tua). Ada foto yg up to date.
Artinya dari kotak abu di kolumbarium kita bisa bercermin.
Dalam kehidupan sehari hari, kita mengandalkan cermin untuk melihat diri kita sendiri, untuk merapikan rambut, pakaian, dan lain-lain. Cermin menjalankan tugas dengan baik dan tidak pernah berbohong, sejauh permukaannya dijaga tetap bersih.
Dari kolumbarium saya teringat tentang Tat Tvam Asi. Satu ajaran Sanatana Dharma yang artinya “Itu adalah Kamu”.
Sanatana Dharma mengajarkan, secara vertikal, esensi manusia yang paling dalam adalah sama dengan hakikat Tuhan. Itu adalah kamu.
Melihat kotak abu di columbarium seperti melihat diri sendiri.
Filsafat hidup Tat Tvam Asi mengajarkan “Orang lain adalah kamu dan kamu adalah orang lain, sama-sama hakikat Tuhan." Menyayangi dan melayani orang lain hakikatnya adalah menyayangi dan melayani diri sendiri. Demikian pula sebaliknya, menyakiti orang lain adalah menyakiti diri sendiri.
Konsep Atman sebagai bagian dari Brahman merupakan penghargaan terhadap martabat manusia. Each individual is a spark of the Divine.
Hari ini hari Paskah menyampaikan pesan: HORMATI DAN CINTAILAH sesamamu. Damai damai bersama semua makluk di bumi.
Paskah senantiasa membawa pesan yang relevan bahwa penghargaan kepada kehidupan merupakan hal utama dengan cara hormat dan mencintai sesama. Hormat terhadap budaya, kebiasaan, cara hidup dan keberagamaan.
Semoga damai dan cinta kasihNya selalu hadir dalam keluarga
SELAMAT PASKAH.