Bali dinobatkan sebagai destinasi wisata terbaik dunia peringkat pertama, mengungguli kota-kota ikonik global seperti London dan Paris. Popularitas Bali yang konsisten sebagai destinasi wisata terbaik ini tidak lepas dari kemampuannya memadukan keindahan alam yang eksotis dengan kedalaman budaya spiritualitas yang unik.
Sebagai pusat kunjungan tertinggi di Indonesia, Bali terus membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar tempat berlibur, melainkan sebuah ikon yang menawarkan pengalaman bermakna bagi setiap pengunjung yang datang.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), terlihat tren pemulihan kunjungan wisatawan yang sangat signifikan pascapandemi. Setelah sempat mengalami titik terendah pada tahun 2021 akibat pembatasan mobilitas, jumlah wisatawan domestik menunjukkan lonjakan tajam hingga mencapai angka di atas 10 juta kunjungan pada akhir 2024.
Sementara itu, kunjungan wisatawan mancanegara juga merangkak naik dan mencapai puncaknya di angka 6,37 juta hingga periode November 2025. Pertumbuhan yang berkelanjutan ini mencerminkan tingginya kepercayaan dunia terhadap stabilitas dan daya tarik pariwisata Bali di mata global.
Dari sisi durasi kunjungan, data rata-rata lama menginap (RLM) tamu di hotel berbintang di Bali sepanjang tahun 2025 menunjukkan karakteristik yang berbeda antara wisatawan asing dan domestik. Wisatawan mancanegara secara konsisten tinggal lebih lama dengan rata-rata kunjungan berkisar antara 2,75 hingga 3,2 malam per bulan.
Turis asing cenderung memanfaatkan waktu lebih banyak untuk mengeksplorasi Bali secara mendalam dibandingkan dengan wisatawan domestik yang rata-rata menginap selama 1,88 hingga 2,66 malam. Durasi tinggal terlama wisatawan mancanegara ini tercatat pada bulan Januari (3,2 malam) dan September (3,1 malam).
Pengakuan internasional yang semakin melambungkan Pulau Dewata ini menjadikan Bali tetap menjadi tulang punggung utama sektor pariwisata Indonesia. Ke depannya, kemampuan Bali untuk menjaga kualitas layanan dan kelestarian lingkungan menjadi tantangan agar predikat sebagai tujuan wisata nomor satu di dunia tetap berlanjut.