Antisipasi Potensi Krisis Energi hingga Kiat Tingkatkan Produktivitas

Kurasi peristiwa terpenting yang perlu diketahui semesta dunia usaha untuk mengawali hari.

Antisipasi Potensi Krisis Energi hingga Kiat Tingkatkan Produktivitas
Foto: Antara/Aloysius Jarot Nugroho/bar.
Daftar Isi

Selamat pagi, Chief… 

Berikut informasi penting terkait pengembangan semesta dunia usaha yang perlu mendapat perhatian hari ini berdasarkan kurasi Tim SUAR.

Pasokan BBM Indonesia Aman di Tengah Kelangkaan Global

Di tengah krisis energi global dan ketegangan di Timur Tengah, Pemerintah Indonesia memastikan pasokan BBM serta LPG dalam negeri tetap aman dengan mengalihkan sumber impor minyak mentah dari Selat Hormuz ke wilayah lain dan mengoptimalkan produksi domestik. Langkah strategis ini menjaga ketahanan cadangan energi nasional pada kisaran 21 hingga 28 hari, berbanding terbalik dengan negara-negara di Asia seperti Filipina, Bangladesh, dan Korea Selatan yang mulai menghadapi kelangkaan hingga harus menerapkan status darurat, dana talangan besar, serta kebijakan pembatasan konsumsi energi yang ekstrem.

Berguru Kiat Pacu Produktivitas Ekonomi ke Negeri Kangguru

  • Pengalaman Australia melipatgandakan produktivitas dunia usahanya membuktikan ketepatan langkah berinvestasi pada nilai tambah dan skill pekerja meningkatkan kesejahteraan negara. Bagi Indonesia, resonansi pengalaman negeri kangguru itu dimulai dari formulasi kebijakan yang memosisikan daya saing dan produktivitas sektor swasta sebagai penggerak ekonomi, alih-alih konsumsi rumah tangga dan investasi pemerintah.

Momentum Lebaran Dongkrak Penjualan Minuman Ringan, Toko Oleh-Oleh Ikut Kebanjiran Permintaan

  • Momentum Lebaran kembali menjadi pendorong utama peningkatan penjualan minuman ringan di dalam negeri. Tradisi berkumpul bersama keluarga, silaturahmi, hingga menjamu tamu membuat kebutuhan akan minuman kemasan meningkat signifikan. Pelaku industri mencatat, selama periode ini terjadi lonjakan penjualan sekitar 5–10 persen dibandingkan hari normal, seiring meningkatnya konsumsi rumah tangga.

Usai Lebaran, Bahan Pokok Masih Mahal, Terutama Cabai Rawit

Kenaikan harga cabai rawit pasca-Lebaran yang menembus Rp80.000 hingga Rp120.000 per kilogram dipicu oleh tingginya permintaan konsumsi yang tidak sebanding dengan pemulihan pasokan di pasar. Menurut pengamat pertanian Khudori, lonjakan ini disebabkan oleh faktor cuaca ekstrem yang mengganggu panen, siklus tanam yang belum normal, serta hambatan distribusi logistik akibat libur panjang yang membuat pasokan ke pasar menjadi tidak merata. Untuk menekan harga ke depan, diperlukan langkah strategis dari hulu hingga hilir. Pemerintah dapat memperkuat stabilitas pasokan melalui operasi pasar dan distribusi dari daerah surplus ke daerah defisit. Selain itu, dukungan kepada petani seperti penyediaan bibit unggul, subsidi pupuk, serta penguatan teknologi pertanian penting untuk menjaga produktivitas.

Video Pilihan: Filipina Darurat Energi, Indonesia Imbau Hemat BBM

Filipina Darurat Energi, Indonesia Imbau Hemat BBM
Perang di Timur Tengah berdampak luas pada pasar energi global, terutama pasokan minyak. Sejumlah negara mulai merasakan dampaknya, termasuk Vietnam, Filipina dan Thailand.Filipina menjadi negara pertama di dunia yang mendeklarasikan status darurat akibat krisis BBM global akibat perang Israel-AS terhadap Iran. Presiden Marcos membentuk komite yang akan memastikan ketersediaan

Bursa Asia Lebih Terpukul Akibat Agresi AS-Israel ke Iran

  • Hampir satu bulan berlangsungnya perang antara Amerika Serikat - Israel dan Iran, dampak yang ditimbulkannya tidak hanya pada instabilitas keamanan di Timur Tengah, tetapi juga mengguncang pusat-pusat keuangan dunia, termasuk bursa saham utama di Asia. Gejolak pasar saham global sepanjang Maret 2026 menjadi cermin sensitifnya modal terhadap risiko perang. Pergerakan indeks pasar modal di berbagai negara menunjukkan pola volatilitas yang tinggi, di mana kecemasan akan gangguan pasokan energi dan inflasi global memicu aksi jual masif. Puncak kepanikan pasar terjadi pada rentang tanggal 16 hingga 23 Maret 2026, sebuah periode yang menjadi titik terendah bagi bursa-bursa besar global. Di Asia, Nikkei 225 (Jepang) anjlok ke level 51.516,00, sementara Hang Seng (Hong Kong) jatuh ke 24.383,00 pada 23 Maret. Adapun KOSPI (Korea Selatan) anjlok ke level 5.251,87 lebih awal, yakni pada 9 Maret.

Harga Emas Terkoreksi Perang AS-Israel Dengan Iran

  • Di awal setelah pecah perang antara Amerika Serikat - Israel dengan Iran akhir Februari 2026, harga emas sempat meningkat di atas Rp 3.100.000 per gram. Namun, perlahan harga turun terkoreksi hingga 9% dibandingkan harga tertinggi dalam kurun tiga minggu. Penurunan harga emas dipengaruhi dinamika pasar yang mulai bergeser seiring dengan intervensi kebijakan moneter. Meskipun konflik masih membara, kekhawatiran inflasi justru memicu spekulasi bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga tinggi dalam jangka waktu lama. Pada 17 Maret, daya tarik emas mulai menurun dan tergeserkan oleh penguatan dollar AS dan kenaikan yield obligasi. Hal ini menyebabkan harga turun ke level Rp 2.988.000. Fenomena ini turut menggambarkan sentimen ketakutan perang dengan realitas ekonomi makro, di mana investor mulai melakukan aksi jual guna menutupi margin call pada aset lain akibat krisis likuiditas.

Rilis Laporan Perkembangan Uang Beredar Februari 2026. Bank Indonesia (BI) akan merilis laporan Perkembangan Uang Beredar Februari 2026 pada Jumat 26 Maret 2026. Untuk melihat laporan selengkapnya bisa diunduh dari situs resmi www.bi.go.id. Laporan ini menjadi penting bagi pelaku dunia usaha untuk melihat jumlah uang beredar di Tanah Air, baik secara riil maupun dalam bentuk sistem keuangan. Jumlah uang yang beredar bisa menjadi indikator menggeliatnya ekonomi dan konsumsi masyarakat.

Kunjungan Tamu Negara PM Malaysia: Presiden Indonesia Prabowo Subianto akan menerima kunjungan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim. Sejumlah rangkaian acara kenegaraan akan dilakukan pada Jumat, 27 Maret 2026 pukul 15:30 WIB sd selesai di Istana Merdeka. Akan ada pengawalan dan pengaturan lalu lintas sementara di beberapa ruas jalan utama Jakarta sebagai bentuk penghormatan.
Ruas jalan yang akan dilewati:
πŸ“ Jl. Halim Perdanakusuma
πŸ“ Jl. MT. Haryono
πŸ“ Jl. Gatot Subroto
πŸ“ Jl. Sudirman
πŸ“ Jl. MH. Thamrin
πŸ“ Jl. Medan Merdeka Barat
Penutupan bersifat situasional dan hanya berlangsung singkat.

"Jika anda ingin menang, maka anda harus gagal. Kekalahan itu pasti terjadi dalam kompetisi. Namun, yang jauh lebih penting adalah memahami kenapa anda gagal dan mencari tahu cara bagaimana kemudian anda bisa menang." (Usain Bolt - Pemegang Rekor Dunia Lari 100 Meter)

Selamat beraktivitas, Chief.

Tim SUAR

Baca selengkapnya