
Good morning, Chief...
The following is important information related to the development of the business universe that needs attention today based on the curation of the SUAR Team.

BEI-OJK, MSCI, dan Upaya Meredakan Bara di Lantai Bursa
- Alih-alih kembali 'ijo royo-royo' usai pengumuman rencana reformasi total tata kelola pasar modal, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) malah kembali 'merah membara' jeblok 4,88% ke level 7.922,73 pada perdagangan Senin (2/2/2026). Padahal semalam sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) dan pemerintah kompak menyampaikan 8 langkah reformasi di pasar modal. Namun, rupanya jebloknya pasar modal Tanah Air pada Senin lebih dipicu oleh dorongan eksternal. Tekanan terjadi di tengah koreksi pasar saham kawasan Asia, pelemahan IHSG sejalan dengan kondisi regional. Indeks Korea Selatan turun lebih dari 5%, sementara pasar saham di Hong Kong, India, Singapura, dan Tiongkok juga mengalami tekanan. Harga emas pun tercatat melemah pada hari yang sama.
- Senin sore, OJK dan seluruh Self Regulatory Organization (SRO) pasar modal menyampaikan perkembangan hasil pertemuan dengan penyedia indeks global MSCI yang digelar pada hari yang sama. Pertemuan tersebut dihadiri perwakilan OJK, BEI, Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), serta Danantara. Lantas apakah pertemuan tersebut bisa meredakan bara di lantai bursa?


Indonesia Tutup Perdagangan 2025 dengan Surplus Neraca Dagang USD 41,05 Miliar
- Di tengah berbagai ketidakpastian global, Indonesia masih melanjutkan surplus neraca perdagangan 68 bulan berturut-turut sejak Mei 2020. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Januari-Desember 2025 total ekspor Indonesia mencapai USD 282,91 miliar meningkat 6,15% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu total impor Januari-Desember 2025 mencapai USD 241,86 miliar. Artinya, selama neraca perdagangan periode Januari-Desember 2025 tercatat surplus sebesar USD 41,05 miliar.

Inflasi Tahunan Januari 2026 Tembus 3,55% Akibat Low Base Effect
- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) bulan Januari 2026 menembus 3,55% secara tahunan (year on year/YoY), meskipun secara month-to-month mengalami deflasi 0,15%. Kenaikan inflasi ini terjadi akibat diskon tarif listrik pada awal Februari 2025 yang menyebabkan basis perhitungan inflasi tahunan lebih rendah atau low base effect.

Perkuat Program Prioritas, Prabowo Tegaskan Sinergi Pusat dan Daerah
- Presiden Prabowo Subianto pada Senin (2/2) menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat sinergi pusat dan daerah demi menjaga kesinambungan pembangunan nasional, terutama dalam memperkuat program prioritas pemerintah. Prabowo menekankan pentingnya pemahaman peran dan tugas aparatur pemerintahan, baik di tingkat pusat maupun daerah, sebagai pemimpin rakyat. Harapan rakyat tertuju pada hadirnya pemimpin yang adil, jujur, dan bekerja untuk kepentingan masyarakat luas, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. "Rakyat mendambakan selalu pemimpin yang baik, pemimpin yang adil, pemimpin yang jujur, pemimpin yang bekerja untuk kepentingan rakyat, semuanya bukan segelintir orang. Bahkan mereka tidak suka pemimpin yang hanya memajukan kepentingan pribadinya saja. ini adalah harapan semua rakyat,” ujar dia dalam acara tersebut yang disiarkan live Sekretariat Presiden di Jakarta, pada Senin (2/2).

Video Pilihan: Dinamika Usaha Sistem Keamanan di Indonesia


Babak Baru Danantara Aktif Transaksi di Bursa Indonesia
- Langkah Danantara yang akan berinvestasi besar-besaran di pasar modal domestik mulai 2 Februari 2026 menandai babak baru investasi pemerintah di tengah gonjang-ganjing bursa efek pasca kebijakan MSCI. Dalam strategi pemilihan saham, Danantara akan mengarahkan pilihannya pada saham-saham sektor yang memiliki kapitalisasi pasar. Di sektor finansial, misalnya ada saham BBCA (Rp 985,49 triliun) dan BBRI (Rp 549,16 triliun) yang menjadi kandidat terkuat karena stabilitas dan perannya sebagai penggerak pasar keuangan. Sementara itu, di sektor infrastruktur, saham BREN dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp 1.297,73 triliun juga menawarkan eksposur besar pada energi terbarukan, yang selaras dengan misi jangka panjang pengelolaan dana abadi negara.

Pangsa Motor Listrik Indonesia ketika Tak Lagi Mendapat Insentif
- Industri kendaraan listrik di Indonesia kini berada di persimpangan jalan menyusul keputusan pemerintah yang memastikan tidak akan ada lagi alokasi insentif untuk pembelian motor listrik pada tahun 2026. Berdasarkan data dari Kementerian Perhubungan, pasar sempat mencatatkan optimisme besar ketika penjualan motor listrik melonjak tajam sebesar 262,89% di tahun 2023 dengan total 62.409 unit. Momentum ini berlanjut hingga tahun 2024 yang mencapai puncaknya di angka 77.078 unit. Namun, pada tahun 2025 penjualan kendaraan listrik roda dua merosot signifikan sebesar 28,57% menjadi hanya 55.059 unit. Secara global, posisi Indonesia dalam adopsi kendaraan roda dua listrik masih tertinggal jauh dibandingkan negara-negara tetangga dan rata-rata dunia. Berdasarkan data pangsa penjualan periode Januari-Oktober 2025, penetrasi motor listrik di Indonesia hanya berada di angka 1,6%.


Indonesia Economic Summit (IES) 2026. Indonesian Business Council (IBC) akan menggelar IES 2026 pada 3-4 Februari 2026 di Hotel Shangri-La, Jakarta. Mengusung tema “Coming Together to Boost Resillient Growth and Shared Prosperity”, forum ini menghadirkan lebih dari 100 pembicara global, termasuk pimpinan perusahaan multinasional dan pejabat tinggi negara.
Rapat Dengar Pendapat Panja “Daya Saing Industri”. Komisi VII DPR akan menggelar rapat dengar pendapat dengan kementerian dan lembaga terkait ini pada Selasa 3 Februari 2026. Adapun rapat diselenggarakan dengan agenda Kebijakan Peningkatan Daya Saing Industri Nasional. Selain agenda, ada sejumlah agenda lain di DPR antara lain Rapat Kerja Komisi V DPR dengan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Menteri Transmigrasi.

Satu-satunya cara untuk melakukan pekerjaan hebat adalah dengan mencintai pekerjaanmu. (Steve Jobs - Pendiri Apple)
Have a good day, Chief.
Team SUAR