Sebanyak 53 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) anggota Jakarta Entrepreneur binaan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Jakarta Barat, mengikuti pembinaan terpadu dalam program ‘UMKM Level-Up: From Local Heroes to Retail-Ready Brands.’
Program yang diinisiasi Tokio Marine Life Insurance Indonesia bersama Lazismu, PPKUKM DKI Jakarta, Politeknik Tempo, serta mitra retail modern seperti Aeon Indonesia, Lotte Mart Indonesia, dan The Food Hall Indonesia tersebut bertujuan mendorong UMKM naik kelas melalui serangkaian kegiatan edukasi, pendampingan praktis, serta akses langsung ke retail modern.
SVP Marketing and Corporate Planning Tokio Marine Life Insurance Indonesia, Alexander Mahendrawan menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari Sustainability Journey Tokio Marine Life yang berfokus pada pilar kesehatan, pendidikan, lingkungan hidup, serta pemberdayaan ekonomi.
“Melalui Sustainability Journey, kami tidak hanya fokus pada satu pilar, tetapi membangun pendidikan dan pemberdayaan ekonomi,” ujar dia ketika ditemui dalam acara UMKM Level Up di Politeknik Tempo, Jakarta (13/1/2025).
Melalui kolaborasi lintas sektor, UMKM Level-Up dirancang untuk membantu pelaku usaha memperkuat kesiapan bisnis agar mampu menembus ekosistem retail modern secara berkelanjutan.
Pada pilar pendidikan, Tokio Marine Life bersama Lazismu telah menyalurkan tahap pertama Beasiswa Sang Surya kepada mahasiswa Politeknik Tempo pada tahun lalu.
Program ini rencananya juga akan dilanjutkan kembali pada tahun ini melalui penyaluran tahap kedua, sebagai bentuk komitmen jangka panjang dalam mendukung akses pendidikan dan pengembangan talenta muda.
“Setelah penyaluran beasiswa Politeknik Tempo pada tahap pertama, UMKM Level-Up menjadi langkah lanjutan untuk mendukung pelaku usaha agar lebih siap, tangguh, dan berkelanjutan,” ujar dia.
Di mengakui, kolaborasi tersebut menjadi fondasi penting dalam menghubungkan dunia pendidikan dengan kebutuhan nyata di masyarakat dan dunia usaha.
Ke-53 UMKM yang mengikuti program ini telah lolos proses seleksi serta menunjukkan konsistensi dalam mengikuti berbagai tahapan pembinaan berkelanjutan.
Peserta dipilih dari 80 usulan UMKM yang berasal dari delapan kecamatan di wilayah Jakarta Barat, sehingga UMKM yang difasilitasi benar-benar dinilai siap untuk naik kelas.
Selain berkesempatan bertemu langsung dengan pihak retail guna membuka akses pasar yang lebih luas, peserta juga memperoleh asuransi gratis selama 90 hari dari Tokio Marine Life.
UMKM Partner, Produk Asuransi Untuk Kemajuan UMKM
Pada kesempatan yang sama, Head of Agency Training and Manpower Development Division Tokio Marine Life Insurance Indonesia Novi Andrianto mengatakan pihaknya berkomitmen untuk berekspansi ke pasar retail dengan meluncurkan UKM Partner, produk asuransi kerugian yang dikhususkan untuk pangsa pasar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang menjadi penopang pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
Data dari Kamar Dagang Indonesia (Kadin) menyatakan bahwa UMKM memegang peran vital dalam pertumbuhan perekonomian Indonesia, dengan jumlah mencapai 99% dari keseluruhan unit usaha. Di 2023, pelaku usaha UMKM mencapai jumlah sekitar 66 juta. Kontribusi UMKM sebesar 61% dari Pendapatan Domestik Bruto (PDB) atau setara Rp 9.580 triliun. Sementara itu, UMKM menyerap sekitar 117 juta pekerja (97%) dari total angkatan tenaga kerja.
“Asuransi kerugian UKM Partner TMI menyasar UMKM dari sektor perkantoran, layanan kesehatan, rekreasi, makanan, pendidikan, retail, kecantikan, termasuk gudang pribadi, pom bensin, bengkel mobil, dan showroom mobil,” ujar dia
UKM Partner TMI memiliki 4 kelebihan dari produk sejenis yaitu proposisi sesuai bidang usaha dan fleksibilitas jaminan dan limit (sesuai dengan kebutuhan dan budget pemilik usaha), jaminan komprehensif, produk dirancang dalam bentuk paket, sehingga memudahkan proses pembelian dan proses klaim yang sederhana sesuai karakteristik UMKM.
Product Development Private Brand Lotte Mart Indonesia Mety Sumiati mengatakan Lotte Mart menunjukkan kesiapan untuk memasarkan produk UMKM, baik lokal Indonesia maupun UMKM dari Korea melalui berbagai inisiatif seperti program "Korean Fair", kemitraan ritel, dan kurasi langsung untuk membawa produk berkualitas ke rak-rak, menunjukkan komitmen untuk membangun ekosistem perdagangan dan memperluas akses pasar bagi UMKM.
Melalui acara seperti Korean Fair, Lotte Mart memfasilitasi UMKM Korea untuk bertemu pasar potensial di Indonesia. Lotte Mart juga berencana mempromosikan produk Indonesia berkualitas ke jaringan di Korea, sebagai langkah awal menjajaki pasar internasional.
Program seperti Minimart GO dan Kios Modern menawarkan peluang bagi UMKM untuk bermitra dan menjual produk mereka di bawah merek Lotte, dengan sistem manajemen ritel yang terintegrasi.
“Lotte Mart secara aktif melakukan seleksi produk (kurasi) agar produk-produk UMKM lokal bisa bersaing di rak toko ritel modern mereka,” ujar dia.
Read also:

Selain pemasaran, Lotte Mart juga memberikan pembekalan seperti manajemen risiko dan business matching untuk membantu UMKM berkembang.
Keunikan Produk
Founder GNB Drinks Jonathan Pranadjaja mengatakan kunci sukses sebuah UMKM terletak pada keunikan produk seperti yang dilakukan GNB Drinks.
Kunci sukses GNB Drinks terletak pada produk alami 100% dan halal, varian unik seperti kedondong kiamboy dan sonkit, fokus gaya hidup sehat (immune booster), serta pemasaran digital kuat melalui Instagram dan TikTok.
“kemudahan akses melalui e-commerce (Shopee) dengan rating tinggi, menjadikan GNB minuman sehat kekinian yang disukai banyak orang,” ujar dia