Dirut BEI Mundur Buntut IHSG Anjlok

Iman Rachman menegaskan keputusan mundur diambil secara sadar dan tanpa mekanisme tanya jawab. Ia menyebut langkah tersebut diharapkan dapat menjaga kepercayaan dan stabilitas pasar modal Indonesia ke depan.

Dirut BEI Mundur Buntut IHSG Anjlok
Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar (tengah) bersama Direktur Utama Bursa Efek Indonesai (BEI) Imam Rachman (kiri) dan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi (kanan) menyampaikan keterangan saat konferensi pers di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (29/1/2026). (ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/rwa.)
Table of Contents

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya pada Senin pagi, menyusul tekanan yang terjadi di pasar modal dalam dua hari perdagangan terakhir.

‎Pernyataan pengunduran diri itu disampaikan langsung di hadapan media sebagai bentuk tanggung jawab pimpinan tertinggi bursa atas dinamika pasar yang sempat bergejolak, meskipun kondisi perdagangan pada pagi hari tersebut mulai menunjukkan perbaikan.

‎Dalam pernyataannya, Iman Rachman menegaskan keputusan mundur diambil secara sadar dan tanpa mekanisme tanya jawab. Ia menyebut langkah tersebut diharapkan dapat menjaga kepercayaan dan stabilitas pasar modal Indonesia ke depan.

‎“Saya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia,” ujarnya, Jumat (30/1/2026).

‎Pengunduran diri itu disampaikan di tengah perhatian pelaku pasar terhadap pergerakan indeks yang sempat tertekan dalam dua sesi perdagangan sebelumnya.

‎Meski demikian, Iman menyatakan kondisi pasar pada pagi hari telah membaik dan diharapkan dapat terus berlanjut.

‎“Mudah-mudahan indeks kita yang pagi ini dibuka membaik akan terus membaik di hari-hari berikut,” katanya.

‎Ia menekankan bahwa keputusannya tidak dimaksudkan sebagai reaksi jangka pendek, melainkan bagian dari tanggung jawab institusional terhadap keberlangsungan pasar modal.

‎Menurutnya, stabilitas dan kepercayaan investor harus tetap dijaga di tengah situasi yang sensitif terhadap sentimen.

‎“Saya berharap ini yang terbaik buat pasar modal, semoga dengan pengunduran saya ini pasar modal kita jadi lebih baik,” ujarnya.

‎Pihaknya juga memastikan bahwa proses administrasi atas pengunduran diri tersebut akan berjalan sesuai dengan ketentuan anggaran dasar perseroan. Untuk menjaga kesinambungan operasional, bursa akan menunjuk pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama hingga ditetapkannya pimpinan definitif.

‎“Dokumentasi administrasi semuanya akan berlaku sesuai dengan ketentuan anggaran dasar kita. Nanti akan ada sementara Plt yang akan ditunjuk berdasarkan aturan kita sampai ditunjuk definitif Direktur Utama yang baru,” kata Iman

‎Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama BEI yang mengundurkan diri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran dan pemangku kepentingan atas kerja sama selama masa kepemimpinannya.

‎Ia menyebut telah bekerja bersama insan pasar modal selama kurang lebih tiga hingga empat tahun terakhir.

‎“Kerja sama selama ini saya appreciate 3–4 tahun kita sama-sama. Kalau ada hal-hal yang kurang berkenan, cara-cara saya mohon dimaafkan,” ujarnya.

‎Pengunduran Dirut BEI tersebut juga dikonfirmasi oleh BEI.

‎"Sebagai bentuk tanggung jawab atas kondisi Pasar Modal Indonesia selama beberapa waktu ke belakang, pada hari ini, Jumat (30/1/2025), Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengundurkan diri. Selanjutnya, Manajemen BEI akan menjalankan prosedur sesuai dengan dokumen tata kelola perusahaan dan ketentuan yang berlaku," kata Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad dalam keterangan resminya.

Artikel ini akan diperbarui dengan pendapat beberapa pakar, pengusaha dan outlook terkini dalam beberapa waktu ke depan

Read more